LOMBOKSATU.com – Peluang para pencari kerja sebagai aparatur negara di Lombok Timur tahun ini relatif besar. Ribuan kuota dengan sejumlah formasi.
Jumlah kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2022 ini sebanyak 2397 formasi dengan berbagai jenis profesi, namun formasi guru mendominasi.
Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy dalam pertemuan yang berlangsung Selasa (18/10/2022) itu menekankan perekrutan tahun 2022 ini harus steril dari percaloan. Jangan sampai masyarakat jadi korban.
Ia tidak ingin ada masyarakat yang terjerat atau tertipu dalam rekrutmen tersebut. Karenanya ia meminta Kepala BKPSDM untuk mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa rekrutmen ASN tidak memerlukan biaya.
Kepala BKPSDM Mugni mengatakan, tahun 2022 ini Lombok Timur dalam rekrutmen ASN mendapat kuota 2397 formasi PPPK dengan rincian 2057 tenaga guru, 255 tenaga kesehatan, dan 85 tenaga teknis lainnya.
Namun Mugni belum memastikan pelaksanaan rekrutmen karena masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari pusat. “Kita tunggu juknisnya,” ucapnya.
Ia juga belum bisa memastikan tenaga guru yang telah seleksi tahun 2021 lalu itu apakah diseleksi lagi atau mengangkatnya langsung karena sudah melewati passing grade.
Muncul pula pada rapat koordinasi tersebut upaya mendorong perbaikan kinerja BUMD PD. Agro Selaparang dengan melibatkan partisipasi ASN untuk membeli produk perusahaan daerah tersebut.
Upaya itu dilakukan dengan membeli beras kemasan 10 kg mulai November mendatang. Jika 9000 lebih ASN itu melaksanakan itu ia yakin dapat membantu Selaparang Agro.
Sementara itu Sekda Muhammad Juaini Taofik menyinggung APBD 2023 optimis pembahasannya akan tuntas akhir November mendatang.
Selain itu Sekda juga menyinggung upaya peningkatan PAD melalui pengembangan pola penagihan, pendapatan, dan peringatan izin.





