Bupati Akui Kinerja Agro Selaparang Belum Stabil

oleh -842 views
HM Sukiman Azmy
Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy

LOMBOKSATU.com – Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menilai kinerja dan performa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD. Agro Selaparang masih belum stabil.

Hal itu terungkap pada Rapat Pertanggungjawaban Direksi Perusahaan Daerah Agro Selaparang Tahun Buku 2021 di Aula Kantor PD Agro Selaparang Aikmel, Kamis (04/08/2022).

Menurutnya, banyak faktor yang menyebabkan perusahaan belum mencapai kinerja dan performa yang diharapkan pemerintah bersama masyarakat.

Sejumlah faktor yang sangat menentukan keberhasilan sebuah perusahaan di antaranya manajemen. Manajemen PD Agro telah diubah dengan harapan kinerja yang lebih progresif.

Bupati juga menjelaskan unsur manajemen mulai dari top, midle, manajemen lapangan dan dewan pengawas semuanya harus terintegrasi dengan baik melalui kolaborasi.

“Termasuk melakukan koordinasi dan evaluasi secara berkala sehingga program kerja, visi misi dan tujuan dari perusahaan dapat terwujud,” paparnya.

Bupati mengakui saat ini pemerintah daerah belum dapat merealisasikan tambahan modal untuk mendukung peningkatan kinerja BUMD ini.

Karena itu diharapkan adanya usaha atau cara-cara kreatif yang harus dilakukan manajemen agar perusahan dapat berjalan dengan baik.

Jenis usaha yang dijalankan harus memperhitungkan aspek untung rugi dan alternatif lain. Sebaiknya usaha yang permanen yakni usaha yang sudah terprediksi keuntungannya.

Faktor lain yang juga penting adalah konektivitas dan transparansi. Hal itu akan membuat perusahan akan sehat dan tidak menimbulkan kecurigaan siapa pun.

Sementara itu Ketua Dewan Pengawas PD Agro Selaparang H Sabil Suardi pada kegiatan tersebut mengakui dari perspektif keuangan PD Agro Selaparang masih di bawah standar baik.

Tahun buku 2021 PD Agro Selaparang belum mampu mendatangkan keuntungan karena dampak Covid-19 dan daya beli masyarakat yang sangat rendah.

Namun ia mengapresiasi kinerja manajemen perusahaan saat ini karena telah berupaya optimal sesuai porsi masing-masing.

Demikian juga dengan trobosan yang telah diberikan direksi dalam upaya meningkatkan kinerja keuangan, kinerja karyawan dan kinerja manajemen.

Dirut PD Agro Selaparang Sulhayani menyampaikan laporan pertanggungjawabannya menyebutkan tahun buku 2021 pendapatan kotor terealisasi sebesar Rp 3 miliar lebih atau 87% dari target Rp. 4 milyar.

Sedangkan total biaya yang dipergunakan sebesar Rp 4,846 miliar dari target sebesar Rp 3,428 miliar lebih (141,3%).

“Tahun buku 2021 PD Selaparang Agro masih belum mampu mencapai laba, bahkan masih minus 180 persen dari target,” ucapnya.

Sulhayani juga menjelaskan salah satu komitmen manajemen untuk membawa PD Agro Selaparang menjadi perusahaan yang berdaya saing pada tahun 2021.

Sesuai dengan visi yang tertuang di dalam rencana strategis (Renstra), maka manajemen telah menerapkan sistem tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

Dengan demikian diharapkan ke depan kinerja perusahaan dapat menunjukkan peningkatan. Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Ekonomi serta para Direktur BUMD Lombok Timur.

No More Posts Available.

No more pages to load.