LOMBOKSATU.com – Pemerintah Lombok Tengah agar terus meningkatkan sarana dan prasarana atau peralatan yang menjadi sumber pad pada setiap dinas terutama dinas pengelola PAD sehingga target PAD dapat optimal.
Sebagai contoh tentang keberadaan kapal – kapal asing yang lewat atau singgah di wilayah perairan laut selatan, sehingga dibutuhkan peralatan-peralatan pendukung menjadi sumber PAD yang cukup besar pada dinas kelautan dan perikanan, sehingga kapal- kapal asing tersebut dapat dikenakan pajak, ungkap Legewarman, Jumat (14/06/2022).
Untuk itu pemerintah daerah agar memberikan support anggaran terhadap pengadaan peralatan tersebut pada setiap dinas terutama Dinas yang menjadi sumber PAD.
Selain itu terkait data jumlah tower yang dimiliki oleh diskominfo harus disinkronkan dengan data tower yang ada di dinas perizinan.
Jangan sampai data tower dari hasil monev diskominfo begitu juga tentang piutang dari pajak menara tersebut agar terus ditagih dan dibukukan dengan baik.
Langkah itu, untuk mempermudahkan kroscek terhadap daftar piutang sehingga PAD dari menara telekomunikasi tersebut dapat tercapai, dan tidak terjadi target pendapatan lebih kecil daripada realisasi.
Agar dilakukan sinkronisasi data atau update data terhadap banyaknya alfamart dan Indomaret, untuk memaksimalkan target pajak dari perusahaan waralaba tersebut.
Tidak itu saja, lanjutnya pemerintah daerah perlu mengkaji secara intensif terhadap potensi – potensi sumber PAD dari event besar seperti WSBK tahun 2021 dan MotoGP tahun 2022 nanti.
Karena dari event besar tersebut begitu banyak sumber PAD yang bisa dimaksimalkan seperti pajak parkir, pajak hotel, pajak restoran, pajak reklame dan pajak – pajak lainnya.
“Begitu juga dengan porsi atau bagian pendapatan dari penjualan tiket, pemerintah daerah perlu menjelaskan secara rinci atau detail tentang sejauh mana dilibatkan pada perhitungan proyeksi persentase pendapatan terhadap event – event tersebut,” ungkapnya. (Dar)





