Pemkab Lombok Timur Terus Berupaya Atasi Persoalan Sosial

oleh -5.348 views
oleh
Bupati Sukiman saat menerima Tim Kunjungan Kerja (Kunker) dari Kementerian Sosial bersama anggota Komisi VIII DPR-RI H. Rachmat Hidayat di kantor desa Denger, Kecamatan Masbagik, Kamis (10/03/2022)
Bupati Sukiman saat menerima Tim Kunjungan Kerja (Kunker) dari Kementerian Sosial bersama anggota Komisi VIII DPR-RI H. Rachmat Hidayat di kantor desa Denger, Kecamatan Masbagik, Kamis (10/03/2022).

LOMBOKSATU.com – Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy terus berupaya mengatasi berbagai persoalan sosial. Sejak memimpin Lombok Timur pada periode kedua pada tahun 2018 lalu, Lombok Timur diguncang gempa bumi. Disusul pandemi covid-19 sehingga persoalan ini menjadi fokus perhatiannya.

Penegasan itu terungkap saat Bupati Sukiman saat menerima Tim Kunjungan Kerja (Kunker) dari Kementerian Sosial bersama anggota Komisi VIII DPR-RI H. Rachmat Hidayat di kantor desa Denger, Kecamatan Masbagik, Kamis (10/03/2022).

Kunjungan itu guna meninjau dan evaluasi program penyelenggaraan program kesejahteraan sosial, khususnya dalam percepatan penyaluran bantuan sosial meliputi program BPNT, Atensi, PKH, Rutilahu, dan Prokes tahun 2022.

Bupati berharap, kerja sama yang baik semua pihak, mulai dari Komisi VIII DPR-RI dengan Pemerintah Daerah, dan Kementerian Sosial tetap terjalin dengan baik sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Secara tersirat bupati berharap para wakil rakyat, khususnya yang berasal dari Dapil Lombok/ NTB dapat memberikan kontribusinya bagi masyarakat di daerah ini. Sehingga mampu memberikan perubahan dalam pembangunan.

Bicara soal bantuan sosial, berdasarkan laporan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur pencairan bantuan sembako tahun 2022 dilakukan melalui PT Pos. Kuota KPM yang sebelumnya disalurkan melalui BRI dan dicairkan PT Pos Indonesia sebanyak 123.583 KPM.

Data tersebut berhasil di top-up atau dibayarkan oleh Kemensos melalui PT. Pos dari tahap 1-7 kepada 106.395 KPM.

Disebutkan, Lombok Timur mendapat batuan Atensi sebanyak 10 anak, dimana anak yang belum sekolah mendapatkan Rp. 300 ribu/ bulan dan anak yang sudah sekolah mendapatkan Rp. 200 ribu/bulan.

Bantuan Atensi merupakan bantuan yang diberikan kepada yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena covid-19. Selain itu diberikan pula bantuan Atensi berupa alat bantu kepada 6 orang difabel berupa kursi roda dan tongkat elektrik.

Sementara soal vaksinasi, Bupati Sukiman menegaskan, meski Lombok Timur masih berada di Level 1, akan tetapi masih harus mengejar target vaksinasi sebagai salah satu cara untuk dapat segera mengakhiri pandemi yang sudah berlangsung lebih dari dua tahun tersebut.

Mengingat pentingnya vaksinasi, Pemda bahkan memberikan stimulus berupa paket sembako agar masyarakat antusias mengikuti vakasinasi. Termasuk di Kecamatan Masbagik.