LOMBOKSATU.com – Petani dan pengusaha tembakau rajang di Kabupaten Lombok Tengah minta perhatian lebih dari datu (pemerintah). Hal itu diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah Dapil Batukliang-Batukliang Utara, HM Nasip, Kamis (17/02/2022).
Menurut Nasip, prospek tembakau rajang Lombok Tengah sangat menjanjikan. Beberapa pengusaha tembakau rajang bahkan sudah melakukan eksport ke luar daerah. Ada juga yang sudah mampu menyerap tenaga kerja.
Sayangnya kata dia, peluang yang begitu besar tersebut tidak dikelola maksimal oleh pemerintah daerah. Sejauh ini, dalam memasarkan produknya, para pengusaha maupun petani tembakau, murni mengandalkan jaringan pemasarannya sendiri.
Sementara bantuan dari Pemkab Lombok Tengah, nyaris tidak ada. Selain pemasaran, salah satu yang perlu difasilitasi kedepan adalah alat pengolahan.
Kedepan Pemkab Lombok Tengah diharapkan mempu memberikan pendampingan kepada para petani maupun pengusaha berupa pemberian alat rajang tembakau atau mengajarkan cara pengolahan tembakau yang baik dan benar.
Untuk itu kedepan pihaknya sangat mendorong ada pengusaha lokal yang berani membangung pabrik rokok di Kabupaten Lombok Tengah. Sehingga bisa menjadi pemicu bangkitnya usaha tembakau di masa yang akan datang.
“Sekarang sudah ada tapi masih sejalan rumahan. Kami berharap kedepan ada pabrik besar, akan lebih bagus lagi kalau pemerintah daerah ikut memberikan dukungan,” pungkasnya. (Dar)




