LOMBOKSATU.com – Bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri mengatakan, menghadapi event motor GP Maret mendatang, pemerintah kabupaten (Pemkab) bersama ITDC telah sepakat dan berkomitmen melibatkan masyarakat lokal dalam pelaksanaan MotoGP 2022.
Kepada wartawan, Senin (14/02/2022) bupati mengatakan, berdasarkan data yang disampaikan pihak ITDC, hingga saat ini telah memperkerjakan 553 orang SDM lokal yang akan bertugas saat event Mandalika MotoGP Official Test.
Sebanyak 338 orang diantaranya akan bertugas sebagai marshal dan 215 orang merupakan tenaga kebersihan di Pertamina Mandalika Circuit. Proses perekrutan warga lokal sebagai marshal melibatkan komunitas otomotif NTB dan Karang Taruna Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.
SDM lokal yang direkrut berasal dari enam Desa Penyangga The Mandalika, antara lain Desa Kuta, Sengkol, Rembitan, Sukadana, Mertak, dan Prabu, ditambah warga desa lain di Kecamatan Pujut dan Kota Mataram.
Hal ini menunjukkan, perhatian ITDC terhadap warga lokal oleh karena itu pemerintah daerah tentu menyambut baik langkah bijak dari ITDC. Dalam kegiatan operasional, ITDC juga berkomitmen untuk memaksimalkan partisipasi masyarakat sekitar kawasan.
Selain itu, ITDC berupaya untuk mengakomodir dan melibatkan warga, pengusaha atau UMKM lokal, namun tetap mengikuti tata cara yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. “Karenanya dalam proses pelibatan tenaga lokal ini belum bisa melibatkan seluruh pihak yang ada,” terang bupati.
Selanjutnya untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan saat penyelenggaraan MotoGP 2022 mendatang, ITDC, melalui anak usahanya ITDC NU berkomitmen untuk menjalin komunikasi lebih intensif dengan pemerintah daerah.
Komunikasi itu akan diagendakan dalam pertemuan penting, guna membahas mekanisme dan pembagian porsi kerja yang sesuai dengan kapasitas masing-masing pihak.
“Kami akan melakukan rapat bersama semua pihak untuk membahas soal-soal krusial salah satunya adalah jumlah kebutuhan tenaga kerja, mekanisme pendaftaran bagi tenaga lokal dan kebutuhan jasa yang diperlukan nanti,” ujarnya.
Bagi asosiasi-asosiasi yang ingin terlibat diharapkan dapat membuat penawaran yang menarik, dengan menunjukkan harga yang kompetitif, kualitas produk yang baik, kesesuaian dengan persyaratan Dorna Sports, EO maupun anak usaha ITDC sehingga dapat direkomendasikan untuk dipilih sebagai vendor.
“Selanjutnya guna memenuhi kepentingan penguasa transportasi lokal, pemerintah daerah dan ITDC serta semua pihak terkait telah sepakat mengakomodir kepentingan penguasa. Ini artinya bahwa pengusaha travel lokal juga kami perhatikan,” tutupnya. (Dar)




