Komisi III Dorong Pembentukan Pansus Tanah Terlantar

oleh -46 views
H Lalu Arif Rahman Hakim
H Lalu Arif Rahman Hakim

LOMBOKSATU.com – Banyaknya tanah yang ditelantarkan oleh para investor mulai menyita perhatian DPRD Lombok Tengah.

Anggota Komisi III DPRD Loteng H Lalu Arif Rahman Hakim mendorong pembentukan Pansus tanah terlantar.

Menurut Lalu Arif, pembentukan Pansus perlu dilakukan. Karena keberadaan para investor yang sudah menguasai lahan lahan di sektor pariwisata sudah cukup lama diberikan izin.

Baik izin HGB dan HPL oleh pemerintah namun lahan tidak kunjung dibangun. Lahan itu di antaranya tersebar di sepanjang pantai Selatan Lombok Tengah.

Mulai dari kawasan Desa Prabu, Tumpak, Mekar Sari, Selong Belanak, Montong Ajan dan lainnya.

Menurutnya, perusahaan atau investor yang ada sudah terlalu lama menguasai lahan tersebut. Tidak tanggung-tanggung, para investor yang katanya akan membangun kawasan wisata.

Namun sampai hari ini tidak kunjung jadi. Padahal rata-rata mereka menguasai lahan ratusan hektar dengan diberikannya izin berupa HGB dan HPL.

Karena itu, menurutnya, penting dikaji secara mendalam oleh DPRD dan Pemkab Lombok Tengah melalui Pansus.

Pansus itu akan mengkaji permasalahan yang terjadi. Jika perusahaan yang telah diberikan izin HGB dan HPL tersebut tidak kunjung membangun maka sebaiknya dikaji ulang.

“Izin HGB dan HPL yang telah diberikan pemerintah dikaji ulang dan bila perlu dicabut”, terang politisi yang akrab disapa Bajang Arif tersebut.

Dijelaskan pula bahwa, lahan atau kawasan yang yang dikuasai oleh para investor tersebut merupakan lahan lahan yang sangat potensial.

Terlebih Presiden RI sendiri telah menetapkan kawasan kawasan tersebut sebagai kawasan wisata penyangga KEK Mandalika.

“Jadi, jika para investor yang sudah puluhan tahun menguasai lahan dan tidak kunjung membangun, sebaiknya dievaluasi dan dicabut izin yang mereka kantongi,” tegasnya. (Dar)

No More Posts Available.

No more pages to load.