Dewan Desak Pemkab Loteng Prioritaskan Ruas Jalan Wisata

oleh -100 views
Ruas Keling - Montong Ajan,salah satu ruas jalan wisata yang masih memprihatinkan
Ruas jalan Keling - Montong Ajan, salah satu ruas jalan wisata yang masih memprihatinkan

LOMBOKSATU.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah (Loteng) mendesak pemerintah kabupaten (Pemkab) memprioritaskan jalan wisata di wilayah Selatan.

Anggota Komisi II DPRD Lombok Tengah M. Nursa’i, mengaku prihatin dengan kondisi ruas jalan wisata di wilayah Selatan yang belum tersentuh program pemerintah, salah satunya ruas Keling – Montong Ajan.

Ia menuturkan, sejak dihotmik sepuluh tahun lalu. Jalur yang menghubungkan Kecamatan Praya Barat (Prabar) dan Praya Barat Daya (Prabarda) tersebut tidak pernah diperbaiki.

Padahal, ruas sepanjang 4,5 km tersebut sangat vital sebagai akses menuju sejumlah destinasi wisata di wilayah Selatan yang sebentar lagi banyak mendapatkan dari wisatawan mancanegara menyakaikan MotoGP.

Menurut Nursa’i, ruas jalan yang sempit dan berlubang sangat mengganggu bahkan membahayakan. Sayangnya, rencana perbaikan yang pemerintah janjikan selalu tertunda dengan alasan yang belum jelas.

“Potensi ruas jalan ini sangat besar untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Nursa’i pada wartawan di rumahnya, Rabu (28/07/2021).

Lebih lanjut ia menjelaskan, pembangunan sektor pariwisata di bagian Selatan telah mencapai 30 persen. Hal ini tentu harus ditopang dengan infrastruktur yang memadai.

Oleh sebab itu, perbaikan jalur wisata di wilayah Selatan harus segera mendapat prioritas. “Ini kebutuhan mendesak yang harus segera selesai,” jelasnya.

Jika dilihat dari potensinya, kawasan Selong Belanak dan sekitarnya tidak kalah dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Kuta. Setiap tahun angka kunjungan wisatawan meningkat. Baik itu wisatawan lokal maupun mancanegara.

Sayangnya, pemerintah selama ini terkesan hanya memprioritaskan KEK saja, tanpa pernah menyentuh kawasan lain khususnya di Kecamatan Praya Barat dan Praya Barat Daya.

Di samping itu, kondisi penerangan jalan umum juga perlu mendapat perhatian. Minimnya penerangan di sebagian besar ruas jalan berpotensi menimbulkan kerawanan.

Oleh sebab itu, untuk memberikan rasa tenang bagi pengguna jalan, seluruh ruas jalan wisata harus terpasang penerang jalan umum.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut berharap berbagai persoalan tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Hal yang sama juga disampaikan anggota Fraksi Nasdem Majrun. Menurutnya, ruas jalan wisata di Kecamatan Praya Barat dan Praya Barat Daya memang masih butuh perhatian lebih.

Sebagai wilayah penyangga, dua kecamatan ini harus memperoleh perlakuan sama seperti halnya KEK Mandalika.

“Kami sudah berjuang maksimal, tinggal sekarang kita tunggu action pemerintah selaku eksekutor anggaran,” pungkasnya. (Dar)

No More Posts Available.

No more pages to load.