Kampung Hortikultura, Magnet Baru Pariwisata Loteng

oleh -170 views
Kadis Pertanian Loteng Lalu Iskandar

LOMBOKSATU.com – Pengembangan Kampung Hortikultura Desa Jurang Jaler, Kecamatan Praya Tengah mendapat atensi khusus Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah Lalu Iskandar meyakini obyek wisata yang baru ini bisa menjadi magnet baru bagi pariwisata Lombok Tengah.

“Saya yakin ini bisa jadi magnet baru bagi pariwisata kita,” kata Iskandar kepada wartawan, Jumat (04/07/2021).

Menurutnya, Kampung Hortikultura Jurang Jaler sangat istimewa. Lokasinya yang berdekatan dengan ibu kota kabupaten menjadikannya sebagai satu satunya destinasi wisata hijau di zona “Tunjung Tilah” atau wilayah Tengah.

Ia berharap Kampung Hortikultura bisa masukan ke dalam salah satu paket wisata. Namun untuk sampai ke arah tersebut, membutuhkan waktu lama dan biaya besar.

Dengan demikian, pengembangannya harus dilakukan secara bertahap dengan komitmen yang kuat dari semua pihak agar tujuan tercapai.

Untuk tahap awal, Kampung Hortikultura dalam perencanaannya akan dilengkapi dengan gazebo-gazebo mini sebagai tempat bersantai pengunjung. Begitu juga akses jalan, menjadi perhatian pemerintah daerah.

Agar lebih maksimal, perlu partisipasi pemerintah desa, salah satunya dengan menganggarkan pengembangan Kampung Hortikultura melalui dana desa.

Namun, perencanaannya harus benar-benar baik dan matang sehingga memberikan manfaat yang lebih banyak bagi masyarakat.

Sementara itu Kepala Desa Jurang Jaler, Mansyur mengaku siap bersinergi dengan pemerintah daerah. Pengembangan Kampung Hortikultura menjadi salah satu prioritas.

Rencananya, biaya pengembangan akan menganggarkan mulai tahun depan. Meliputi pembuatan jalan dan keperluan penunjang lainnya. Termasuk akan melengkapi arena pemancingan.

Adapun pengelolaan, pemerintah desa akan melakukannya bersama sama dengan masyarkat. “Kami sudah punya gambaran. Hanya saja masih terbentur biaya,” kata Mansyur.

Walaupun belum berkembang secara maksimal, namun kunjungan wisatawan ke Kampung Hortikultura terus meningkat. Ia menuturkan, setiap hari ada saja pengunjung, walaupun hanya sekedar berphoto di tempat tersebut.

Untuk itu pihaknya mengapresiasi perhatian pemerintah daerah yang begitu besar terhadap objek wisata di desanya. Ia berharap rencana pengembangannya segera terealisasi.

Sementara itu Bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri, mengatakan, pemasaran produksi horti petani memiliki peluang ekonomi sangat besar. Tidak hanya di Jurang Jaler, tapi juga akan dikembangkan di desa-desa lain.

Keberadaan Kampung Hortikultura kata Pathul akan mendukung industri, khususnya jasa pariwisata. Apalagi menghadapi berbagai event internasional yang sensional di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

“Karena peluang komoditi sayur-mayur ini cukup tinggi, maka kami berharap semua pihak dapat mengedukasi masyarakat petani khususnya untuk membentuk 1.000 kampung horti di Lombok Tengah,” harapnya. (Dar)

#Kampung #Horti #Pariwisata

No More Posts Available.

No more pages to load.