Rencanakan Museum, Bupati Lotim Ajak Masyarakat Kumpulkan Benda Bersejarah

oleh -201 views
Bupati Lotim HM Sukiman Azmy saat menghadiri pembukaan pameran keliling bersejarah dan peninggalan purbakala NTB di Pancor

LOMBOKSATU.com – Bupati Lombok Timur (Lotim) HM Sukiman Azmy menyampaikan rencana Pemda Lombok Timur yang akan menjadikan gudung Pemuda dan Mahasiswa menjadi museum. Terkait hal itu, pihaknya sudah bersurat kemana-mana untuk meminta dokumen, tapi belum ada tanggapan.

Bupati Sukiman Azmy menegaskan hal itu, saat pidato sambutan pembukaan acara Pameran Keliling Sejarah dan Peninggalan Purbakala NTB yang digelar Museum NTB di Gedung Birrul Walidain Pancor, Selasa (22/06/2021) yang bertemakan pameran sejarah dan peningalan purbakala NTB.

Surat imbauan itu agar para pihak mengeluarkan foto dokumen para pejuang Lombok Timur yang pernah berjuang. Selain itu, bupati berharap masyarakat mengelurkan senjata para pejuang yang ia gunakan saat menyerang musuh.  Seperti tombak, pedang, kelewang, dan lainnya.

“Kita kumpulkan bahan-bahan itu. Nanti kita masukkan ke dalam museum  Pemda Lombok Timur yang gedungnya sekarang sudah ada, agar anak-anak kita ke depan tahu peristiwa itu,” harapnya.

Ia mencontohkan peristiwa heroik yang terjadi tahun 1947 di Selong. Peristiwa penyerangan oleh masyarakat Kabupaten Lombok Timur di bawah pimpinan Almaghfurullah Tuan Guru Haji Muhammad Faisal, Sayyid Abdullah dan lainnya.

Sekarang saja, lanjut dia, mungkin orang bertanya siapa TGH Faisal, siapa pejuang di Lotim ini. “Di sini sudah ada missing link sejarah,” ucapnya. Karena terputusnya rangkaian cerita bersejarah itu bupati khawatir generasi selanjutnya tidak mengenal para pejuang di Lombok Timur.

Oleh karena itu bupati berharap, jika ada benda-benda peninggalan almarhum para pejuang itu berikan pemerintah untuk menaruh sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat lewat museum nanti.

Tujuannya pengumpulan benda bersejarah itu lanjutnya, ingin memposisikan para pejuang itu pada tempat yang sewajarnya. “Selain terhormat, agar anak-anak kita pada masa yang akan datang dapat mengetahui peristiwa yang pernah terjadi,” imbuh bupati dua periode itu.

Dengan mengetahui peristiwa bersejarah itu, akan menambah semangat berjuang, menegakkan, dan mengisi kemerdekaan bangsa dan negara pada saat ini. “Itu harapan kami,” katanya.

Kepada Kepala Museum ia berharap pameran ini bukan yang terakhir. “Mari kita laksanakan kegiatan ini sebanyak mungkin agar manfaatnya dapat terasa bagi masyarakat kita,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.