Bupati Sukiman Ajak Masyarakat “Perangi” COVID-19

oleh -106 views

LOMBOKSATU.com – Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy memimpin rapat evaluasi percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Lombok Timur bersama jajaran Forkopimda, Ketua DPRD, Sekda Kabupaten Lombok Timur, Kepala OPD, dan Camat Se-Kabupaten Lombok Timur, Senin (30/03).

Bupati Lombok Timur HM. Sukiman Azmy (tengah)

Bupati mengajak semua pihak, stakeholder terkait, dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama memerangi corona, karena dengan kebersamaan bupati beryakinan permasalahan akan dapat diselesaikan.

Kaitan dengan itu, ada beberapa penekanan yang disampaikan bupati di antaranya Pemda Kabupaten Lombok Timur menyiapkan Rp55 miliar untuk penanggulangan Covid-19 Lombok Timur karen tidak bisa menerapkan kebijakan lockdown, namun membatasi pendatang yang datang dengan membentuk posko di 3 jalan masuk yakni Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid, Pelabuhan Lembar, dan Pelabuhan kayangan.

Petugas yang beranggotakan Dikes, Polres, Kodim, dan Dinas perhubungan akan melakukan screening kesehatan. Jika ada yang menunjukkan gejala sakit, maka akan dikarantina di Rusunawa Labuhan Lombok dengan status Orang Dalam Pengawasan (ODP), jika tidak maka bisa pulang ke rumah dengan catatan melakukan karantina mandiri dan membatasi interaksi dengan keluarga ataupun orang lain.

Pemda akan memberikan bantuan sebesar dua ratus ribu rupiah kepada masyarakat yang berstatus ODP dan karantina mandiri di rumah. Untuk mengurangi interaksi dengan orang lain, bantuan yang akan diberikan berbentuk kebutuhan sehari-hari akan diserahkan melalui Pusekemas setempat sesuai dengan surat edaran Mendagri, pembentukan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Lombok Timur yang semula diketuai oleh Sekda, sekarang akan dipimpin langsung Bupati bersama Kapolres dan Dandim, demikian juga gugus tugas Kecamatan.

Untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, bupati meminta mengintensifkan zakat penghasilan 2,5% bagi semua OPD, serta menghimbau OPD, organisasi kemasyarakatan mengulurkan tangan untuk memberikan bantuan yang akan disalurkan pada bulan Ramadhan mendatang, serta segera merealisir bantuan sosial kepada masyatakat.

“Mulai 1 April mendatang, retribusi pasar akan dihentikan sampai menunggu instruksi selanjutnya,” tegas Bupati Lombok Timur dua periode itu.

Pelayanan publik seperti pembuatan KTP, KK, Akta Kelahiran, Perijinan dan lainnya agar tetap dilakukan dengan memperhatikan ketentuan prosedur tetap (Protap) pencegahan penularan corona. Membatasi akses keluar dan masuk kota Selong serta memberlakukan jam malam.

“Semua masjid di Kabupaten Lombok Timur ditutup sementara termasuk untuk kegiatan shalat jumat. Meskipun saat ini diberikan keleluasaan penyesuaian anggaran untuk kegiatan penanggulangan corona, namun diharapkan tetap memperhatikan administrasi pertanggungjawaban sesuai ketentuan yang ada.”

Semua kegiatan penanggulangan hendaknya dibuatkan satuan operasional prosedur (SOP) yang jelas. Memantau ketahanan pangan baik di pasar, bulog dan lainnya untuk memastikan katersediaan kebutuhan pokok. -Untuk kegiatan rapat/ pertemuan ataupun koordinasi hendaknya menggunakan teknologi informasi seperti Wa Grup, dll.

Untuk menataati protap keamanan rapat dilaksanakan di halaman kantor Bupati Lombok Timur, pembatasan tempat duduk peserta rapat dengan jarak 1 Meter, dan melakukan cek suhu tubuh, pemakaian masker serta hand sanitizer. Data terakhir kasus Covid-19 di Lombok Timur per 30 Maret 2020 pukul 13.00 adalah: OTG (orang tanpa gejala) sebanyak 3.083 orang, status ODP sebanyak 378 orang, dan status PDP 5 orang.

No More Posts Available.

No more pages to load.