Tuntut Perubahan Nama BIL jadi BIZAM, Puluhan Ribu Massa Gedor DPRD NTB

oleh -121 views
Puluhan ribu massa demo tuntut perubahan BIL jadi BIZAM di Gedung DPRD NTB

LOMBOKSATU.com – Puluhan ribu massa dari berbagi kabupaten/kota yang menagatasnakan dirinya Aliansi Bela Pahlawan dan Negara gedor DPRD Provinsi NTB untuk menuntut persetujuan para politisi yang berkantor di Udayana Mataram membuat surat persetujuan dan ekskusi perubahan nama Bandara Internasional Lombok menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM), Jumat [24|01|2020].

“Kami datang ke sini untuk menuntut DPRD untuk menandatangani surat persetujuan untuk mengeksekusi perubahan nama BIL menjadi BIZAM sebagaimana yang telah diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan RI,” tegas TGH. Hasanain Djuaini selaku orator.

Ia menyebutkan, kedatangan ribuan massa saat ini merupakan bentuk rasa syukur dan terimaksih atas penghargaan pemerintah pusat yang telah menyematkan nama pahlawan nasional NTB sebagai nama bandara dan telah di-SK-kan oleh menteri.

“Ingat, maulanasyeikh adalah satu-satunya pahlawan nasional di NTB, dan beliau saat ini sudah menjadi milik Indonesia, bukan hanya masyarakat NTB. Oleh sebab itu sebagai warga NTB maka kami sangat bangga nama beliau diabadikan menjadi nama bandara,” tegasnya.

Sementara itu, Dr. H. Rosyadi Sayuti menyebutkan, ketokohan maulanasyeikh menjadi bagian pemersatu bangsa dan berjasa membangun bangsa sehingga beliau mendapatkan penghargaan sebagai pahlawan nasional.

“Beliau tokoh pemersatu bangsa. Seperti kita ketahui hampir semua bandara di Indonesia menggunakan nama pahlawan, tinggal di NTB yang belum, oleh sebab itu kita minta DPRD untuk segera menerbitkan surat persetujuan perubahan nama bandara,” tegas mantan Sekda NTB saat orasi.

Ditegaskan, perubahan nama bandara dengan nama BIZAM sudah final dari pemerintah pusat, saat ini menunggu persetujuan dewan untuk dieksekusi. “Saat ini dewan sedang membahasnya. Insya Alloh semua anggota dewan dan pimpinan sudah setuju,” tegasnya.

Ditengah situasi yang semakin memamas, Gubernur NTB barsama Wakil Ketua Dewan, dan Kapolda NTB yang menemui masa aksi. Gubernur menyatakan, pergantian nama bandara, ada proses politik yang harus dilalui sehingga gubernur belum bisa mengeksekusi pergantian namanya.

“Seandainya saya dan wakil hubernur bisa mengeksekusi sendiri perubahan nama bandara ini, maka sudah lama kami lakukan. Oleh karena itu mudah – mudahan setelah kami menandatangani, kita bisa segera sowan dan bermunajat kepada Allah Swt sehingga selesai pada waktunya,” ucap Zulkieflimansyah di tengah kerumunan masa.

Sampai akhir persidangan dewan, rekomendasi persetujuan perubahan nama bandara belum dapat dikeluarkan, namun Wakil DPRD NTB, Mori Hanafi yang menemui massa berjanji akan membahas tuntas melalui paripurna pekan depan.

“Hari ini sidang paripurna sedang berlangsung membahas perubahan nama bandara. Jadi mohon tenang, kami memastikan selama seminggu kedepan perubahan nama bandara akan tuntas,” tegas Mori Hanafi dihadapan massa.

No More Posts Available.

No more pages to load.