LLK Targetkan Semua Lulusan Dapatkan Pekerjaan

oleh -317 views

LOMBOKSATU.com – Loka Latihan Kerja (LKK) selaku Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) di Bidang penyelenggaraan pelatihan keterampilan kerja pada Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lombok Timur terus berbenah dan melakukan inovasi agar LLK tidak hanya memproduksi tenaga kerja terampil tanpa tempat kerja.

Inovasi itu berupa menyediakan lapangan kerja dengan menempatkan lulusan LLK langsung bekerja pada sektor tertentu sesuai kompetensi masing-masing. Hal itu dilakukan untuk mengurangi pengangguran yang saat ini masih relatif tinggi.

“Sekarang ini, kami telah menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) dengan perusahaan dan sektor lain sebanyak 70 tempat kerja untuk menerima lulusan LLK setelah selesai pelatihan,” ujar Kepala UPTD LLK Disnakertrans Lombok Timur, Ahmad Wardi di ruang kerjanya, Kamis (23|01|2020].

Ia menyebutkan, dengan adanya MoU yang telah ditandatangani antara LLK dengan perusahaan dan sektor lain, maka semua peserta pelatihan yang sedang berjalan sekarang ini dipastikan tidak ada yang menganggur, namun demikian semuanya kembali pada yang bersangkutan apakah ia betah atau tidak.

“Saat ini sebanyak 144 orang sedang mengikuti pelatihan sudah ada tempat kerja. Peserta sebanyak 144 orang itu tersebar pada 9 kejuruan yakni, processing hasil pertanian, pemeliharaan berkala kendaraan ringan sistem konvensional, menjahit, practical office advance, computer operator assistant, pemasangan instalasi listrik, pemasangan baja ringan, teknisi sepeda motor, pengelasan smau sistem 3G,” terangnya.

Ditegaskan Kepala LLK, inovasi berupa MoU dengan perusahaan merupakan upaya untuk merubah mindset masyarakat yang selama ini menganggap LLK hanya mencetak tenaga terampil, namun masih banyak yang nganggur.

“Sekarang ini kita ubah mindset orang-orang yang berpikir LLK hanya menyediakan pelatihan, namun kali ini LLK memfasilitasi lulusan untuk bekerja di berbagai sektor sesuai kompetensi masing-masing,” ucap Wardi.

Ia menyebutkan, lulusan LLK pada tahun 2019 sebanyak 1673 telah bekerja, baik di perusahaan atau tempat lain, ada juga yang membuka usaha sendiri. Sisanya yang belum bekerja sebanyak 415 orang dengan alasan yang berbeda-beda.

“Jadi, dua tahun terakhir lulusan LLK mengalami peningkatan pesat dalam penyerapan tenaga. Tahun 2019 sekitar 82 persen dan tahun 2020 kita targetkan 100 persen karena kita sudah ada MoU,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.