UNHAM Gelar Heavent Tourism, Dr. Ali: Pariwisata Bisa Kurangi Kemiskinan

oleh -171 views
Pose berasama mahasiswa prodi pariwisata dan dosen usai seminar

LOMBOKSATU.com – Program Studi Pariwisata Universitas Hamzanwadi (Unham) mengadakan event bertajuk “heavent tourism 2019” yang dihadiri oleh pelajar, mahasiswa, paguyuban terune dedare Lombok Timur, dan masyarakat umum di Auditorium Sitti Rauhun, Sabtu (14/12/2019).

Kaprodi Pariwisata, Irwan Rahadi, M.Sc mengatakan, kegiatan ini selain merupakan salah satu cara untuk mendukung bangkitnya pariwisata Lombok Timur, juga sebagai bagian dari tugas mata kuliah managemen mice (meeting, incentive, conference, and exhibition) bagi mahasiswa prodi pariwisata.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa akan memiliki pengalaman langsung untuk mengelola kegiatan mulai dari penyusunannya hingga selesainya program. Hal ini merupakan realisasi dari rencana Universitas Hamzanwadi menuju Applied Science University dengan lebih melibatkan mahasiswa untuk turun dan aktif di lapangan,” ungkap Irwan.

Disebutkan, kegitan ini diisi dengan seminar pariwisata dengan menghadirkan pembicara kompeten di bidangnya, di antaranya Ketua Pokdarwis Lombok Timur, dan Dr. Muhammad Ali, M.Si selaku dosen pariwisata Universitas Hamzanwadi.

Dr. Muhammad Ali dalam seminar menyampaikan beberapa sektor yang ada dalam pengembangan ekonomi masyarakat, sektor pariwisat adalah sektor yang memiliki multiplyer efect paling besar dalam mendorong perkembangan sektor yang lain.

“Untuk itu seharusnya pariwisata dijadikan sebagai sektor prioritas, tapi selama ini yang terlihat justru sebaliknya. Bicara soal pariwisata dan ekonomi kreatif seperti dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain,” papar doktor jebolan Universitas Negeri Malang itu.

Ketika bicara soal dua hal tersebut (pariwisata dan industri kreatif) lanjut Muhammad Ali, dari sisi kebijakan pemerintah khususnya pemerintah kabupaten (Pemkab) Lombok Timur masih belum terlihat adanya konsep yang jelas dan menyeluruh, padahal secara potensi dibandingkan dengan kabupaten/kota yang lain tidak kalah. Akibatnya dibandingkan dengan kab/kota lain sektor pariwisata Lombok Timur masih tertinggal jauh.

“Pemerintah memang tidak bisa sendiri dalam hal ini, selain keterbatasan anggaran dan ketersediaan sumberdaya manusia juga jadi persoalan. Untuk itu ke depan sebaiknya pemerintah harus mampu merangkul semua potensi yang ada seperti perguruan tinggi dan LSM ikut terlibat secara kolabortif dalam memajukan sektor pariwisata yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ulasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.