Peneliti Berbagai Negara Dunia Ikuti HICTE Universitas Hamzanwadi

oleh -359 views

LOMBOKSATU – Universitas Hamzanwadi menggelar konferensi internasional dengan tajuk International Conference on Technology and Education (HICTE) 2019 yang berlangsung di Mataram, Sabtu (05/10/2019).

Direktur Lembaga Kerjasama dan Alumni (LKA) Universitas Hamzanwadi, Dr. Muhammad Halqi, M.Pd menyebutkan, konfrensi internasional tersebut merupakan agenda tahunan Universitas Hamzanwadi dengan menghadirkan berbagai narasumber utama yang berasal berbagai perguruan tinggi dari luar negeri.

Rektor Universitas Hamzanwadi (tengah) gelar press comprence didampingi peneliti berbagai negara dunia di Mataram-NTB

“Tahun ini, merupakan konfrensi internasional ke-5 dengan 5 narasumber utama yang berasal dari univeritas berbagai negara, seperti Australia, Thailand, India, Malaysia, dan Indonesia sendiri,” jelas Halqi yang juga Humas Universitas Hamzanwadi itu.

Kegiatan ini lanjutnya, merupakan ajang bertemunya para peneliti dari berbagai negara dengan berbagai latar belakang keilmuan. Untuk tahun ini, HICTE mengangkat tema Advancing Education & Research Capacity with Technology and Computer Science Based through Local Global Synergy in the Industrial 4.0″.

Sementara itu, Rektor Universitas Hamzanwadi Dr. Hj Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd mengatakan, di era four point zero (4.0) ini, teknologi menjadi garda terdepan dalam konteks kehidupan yang harus dimanfaatkan dengan baik untuk kemajuan bersama.

“Berbicara tentang tecnology dan education sangat erat hubungannya dengan NTB Gemilang, tanpa teknologi tidak bisa dicapai,” kata Umi Rohmi sapaan akrab Wakil Gubernur NTB itu.

Umi Rohmi berharap, melalui konfrensi internasional ini akan melahirkan peneliti-peneliti andal untuk NTB dan Indonesia, sehingga bisa diaplikasikan di masyarakat sebagai wujud dari peran tridharma perguruan tinggi (pendididkan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, dan pengabdian kepada masyarakat).

“Semoga dengan konfrensi internasional ini kita bisa menghasilkan penelitian yang berkualitas. Internasional conference diadakan tidak asal-asalan, tapi konferensi ini buat bermutu untuk menghasikan penelitian-penelitian yang bisa diaplikasikan di NTB,” pungkas kakak kandung TGB Zainul Majdi itu.

Diketahui, konfrensi internasional ini berlangsung hingga hari Ahad (06/10/2019) dengan diikuti oleh ratusan prensenter yang mempresentasikan hasil penelitiannya.

Artikel yang dipresentasikan para presenter akan dimuat dalam jurnal terindeks scopus. Scopus adalah salah satu data base (pusat data) atau literatur ilmiah yang dimiliki oleh penerbit terkemuka dunia yang diperkenalkan ke dunia pada tahun 2004 dan saat ini pemerintah mengharuskan artikel hurus terindeks scopus tersebut.

Selain menampilkan karya ilmiah, scopus juga menyajikan data hak paten berbagai penelitian di dunia. Keberadaan pusat data sangat penting untuk melihat tingkat perkembangan penelitian yang diminati. Dengan adanya pusat data tersebut, maka peneliti dapat menentukan dimana seharusnya peneliti menerbitkan artikel ilmiahnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.