Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Dihimbau Tidak Ikut Demonstrasi

oleh -119 views

LOMBOKSATU – Berdarnya seruan aksi demonstrasi mahasiswa yang menuntut pembatalan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi hasil revisi dan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) yang akan dilaksanakan Kamis (26/09/2019) di kantor DPRD Provinsi NTB disikapi pihak Universitas Hamzanwadi dengan membuat surat himbauan.

Dalam himbauan yang ditandatangani Wakil Rektor III, Dr. H. Musifuddin, M.Pd menyebutkan, dinamika yang berkembang pada aksi mahasiswa diberbagai daerah sekarang ini tentu menjadi pertimbangan untuk tidak melakukan aksi kembali terutama mahasiswa Universitas Hamzanwadi untuk tidak ikut turun aksi.

H. Musifuddin

“Mempertimbangkan situasi yang berkembang terkait aksi damai mahasiswa yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia terkait dengan RKUHP dan RUU lainnya, maka Universitas Hamzanwadi menghimbau semua mahasiswa tidak ikut demo,” teganya dalam surat imbauan tersebut.

Imbauan itu dikeluarkan karena pihaknya khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam aksi demonstrasi seperti yang terjadi pada aksi mahasiswa di berbagai daerah yang mengalami kekerasan, mengalami luka bahkan masuk rumah sakit.

Berikut ini himbauan yang dikeluarkan Universitas Hamzanwadi bagi seluruh mahasiswa:

  1. Tidak melakukan unjuk rasa atau demonstrasi berkaitan dengan isu RKUHP dan dan undang-undang lainnya.
  2. Pimpinan Universitas Hamzanwadi bersedia memfasilitasi civitas akademika untuk melakukan seminar atau diskusi tentang RUU yang dimaksud di atas sebagai muara curah ide, pendapat, dan gagasan yang nantinya bisa menjadi bahan masukan kepada pemerintah dan DPR RI.
  3. Kegiatan akademika pada tanggal 26 September 2019 dan seterusnya tetap berjalan seperti biasa, sesuai dengan jadwal fakultas dan program studi masing-masing, untuk itu agar civitas akademika tetap melaksanakan tugas seperti biasa.

No More Posts Available.

No more pages to load.