Kabid Pengairan Sebut Progres Fisik Mengalami Trend Positif

oleh -169 views

LOMBOKSATU – Progres pembangunan fisik berupa irigasi yang dikelola Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lombok Timur telah mencapai 30 persen, meski kontraknya Juli kemarin.

Kabid Pengairan Dinas PUPR Lombok Timur, Sosiawan Putraji, menyampaikan, perkembangan dari realisasi kegiatan fisik yang ada di bidang pengairan yang bersumber dari anggaran dana alokasi khusus (DAK), terus menunjukan hasil yang positif.

Sosiawan Putraji

“Adapun progres pengairan di lapangan, kendati beberapa minggu yang lalu melakukan penandatanganan kontrak, meski demikian kami terus memacu setiap hari bersama dengan tim teknis dan tim yang ada di lapangan,” terangnya.

Capaian tersebut menurut Sosiawan tidak lepas dari peran serta masyarakat dan pemerintah desa setempat. “Alhamdulillah berkat kerjasama yang baik tersebut membuahkan hasil yang positif,” ungkapnya.

Selain itu, lancarnya kegiatan pengairan tidak lepas dari keterlibatan pihak dari Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang terlibat sejak proses awal pengerjaannya.

“TP4D turut membantu kami dalam mensukseskan secara bersama-sama program dan kegiatan pembangunan ini” jelas Sosiawan di ruang kerjanya, Senin (05/08/2019).

Ditegaskannya, dari total 24 paket pekerjaan yang di lelang, seluruhnya sudah ada kontrak. Hanya satu paket pekerjaan usai berkontrak pada akhir Juli kemarin akibat adanya proses lelang ulang.

“Meski demikian 23 paket lainnya yang sudah berkontrak di minggu kedua dan ketiga di bulan Juli, telah menunjukan progres pisik Rata-rata 30 persen lebih dari kondisi pisik dilapangan” tegasnya lagi.

Adapun target bidang pengairan kepada penyedia, lanjut Sosiawan, diharapkan bisa melakukan penyerapan anggaran DAK pada Agustus ini di atas 50-60 persen, mengingat kegiatan di lapangan telah menunjukan tren capaian yang cukup bagus.

Sementara itu, untuk kegiatan lain yang bersumber dari APBD Murni dengan sistem multi years, masih dalam tahap proses lelang Detail Engineering Design (DED).

“Harapan kami di bulan Oktober ataupun akhir Oktober atau awal November nanti bisa berkontrak untuk melaksanakan kegiatan Multiyears ini, dan mudah-mudahan bisa tercapai kalau tidak ada kendala,” harapnya.

Dijelaskan, pekerjaan yang menggunakan sistem anggaran kontrak tahun jamak ini terbagi menjadi dua paket. Satu paket akan diperuntukan ke pembangunan embung serbaguna di Paglan Banjar Getas, Wanasaba. Sementara paket pekerjaan kedua dihajatkan untuk memenuhi kebutuhan suplay air ke wilayah Sakra dan Sakra Timur dengan membangun suplesi (tambahan) tiga daerah aliran sungai (Das) yakni Maronggek, Tojang, dan Gading.

“Ini semua masih on progres, kami berharap proses lelang bisa dilakukan di Oktober -November, sehingga di akhir November kita bisa berkontrak, saya juga berharap prosesnya nanti bisa dipercepat oleh ULP untuk kegiatan multiyears ini,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.