LSS Nasional, MTsN 1 Lombok Timur Wakili NTB

oleh -429 views

LOMBOKSATU – Setelah menyingkirkan peserta dari 10 kabupaten/kota pada lomba sekolah sehat (LSS) di tingkat NTB dengan meraih juara satu, Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 (MTsN 1) Lombok Timur akhirnya ditetapkan untuk mewakili NTB di tingkat nasional tahun 2019.

Kepala MTsN 1 Lombok Timur, H. Maslun, M.Pd mengatakan, persiapan menghadapi penilaian yang akan dilakukan Selasa (23/07/219) oleh tim nasional susah dilakukan dengan maksimal dan persiapan ino dilakukan secara alami, hanya melengkapi beberapa hal-hal yang masih kurang.

H. Azharuddin (kiri), H. Zamroni Aziz (tengah), dan H. Maslun

‘’Kami sudah siap menghadapi penilaian tingkat nasional karena persiapan kami tidak instan, apa yang akan dinilai memang sudah menjadi keseharian di lingkungan madrasah kami,’’ kata Maslun, Senin (22/07/2019) di ruang kerjanya.

mendampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kemenag Provinsi NTB, H Zamroni Azis bersama Kepala Kemenag Lombok Timur, H Azharuddin, kepada wartawan mengaku sangat siap menghadapi penilaian lomba tingkat nasional yang akan diselenggarakan Selasa (23/7).

Dijelaskan Maslun, keriteria penilaian dalam lomba sekolah sehat di antaranya, kemampuan madrasah mewujudkan sekolah sehat, yakni tata cara perilaku siswa hidup sehat dan lingkungan sekolah sehat. Kedua, performa sekolah yakni lingkungan sekolah yang nampak keasrian (keindahan) secara fisik sarana termasuk keindahan penataan fisik sekolah. Ketiga, etika semua pihak di lingkungan sekolah dalam interaksi sehari-hari.

Sementara Kabid Penmad Kanwil Kemenag NTB, H Zamroni Azis yang datang memantau persiapan lomba sangat mengapresiasi MTsN 1 Lombok Timur atas prestasinya. Hal ini membuktikan madrasah tidak kalah dengan sekolah lainnya.

Disebutkan, persiapan menghadapi lomba tingkat nasional ini bukan hanya tanggung jawab Kemenag karena bukan lomba madrasah/sekolah di bawah kementerian agama, namun lomba ini diikuti oleh semua sekolah sehingga hal ini juga tanggung jawab pemerintah daerah baik kabupaten atau provinsi.

‘’Secara kebetulan saja yang mewakili NTB adalah MTsN 1 Lotim sehingga nampak pihak Kemenag menjadi depan. Padahal di dalamnya ada keterkaitan dengan dinas lain seperti Dinas Kesehatan, PU, Lingkungan Hidup, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, baik provinsi maupun kabupaten,’’ kata H Zamroni Aziz.

Di tempat yang sama, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur, H. Azharuddin mengatakan, juara lomba sekolah sehat bukan kali ini saja madrasah jadi juara. Tahun 2017 lalu, Madrasah Aliyah Muallimin NW Pancor mewakili NTB lomba sekolah sehat tingkat nasional dengan meraih juara III.

Menurut Azharuddin, dengan fakta yang demikan saat ini keberadaan madrasah sudah bukan lagi terpinggirkan tapi menjadi pilihan utama. “Makanya tidak salah jargon yang kita gaungkan yakni, madrasah lebih baik, lebih baik madrasah,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.