DISDIK Lombok Tengah Sesalkan Puluhan Siswa Aniaya Seorang Siswi

oleh -172 views
H. Jumadi

LOMBOKSATU – Video penganiayaan siswi SMP di Lombok Tengah yang beredar di media sosial menjadi perhatian masyarakat bahkan dinilai mencoreng dunia pendidikan. Atas kejadian tersebut, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Lombok Tengah, H. Jumadi, mengaku sangat menyesalkan kasus tersebut.

Kasus ini menurut Jumadi telah mencoreng dunia pendidikan. Namun kesalahan tidak bisa sepenuhnya ditujukan kepada pihak sekolah karena kejadiannya bukan saat jam pelajaran dan tidak di lingkungan sekolah.

Insiden ini menurut Jumadi merupakan kenakalan remaja yang emosinya masih labil sehingga para pelaku tentu tidak bisa menyikapi persolan dengan bijak dan lebih menuruti emosi sesaat.

“Memang anak usia SMP masih labil, masih mencari identitas diri,” ungkap Jumadi di ruang kerjanya, Rabu (14/03/2019).

Saat ini, lanjut Jumadi, para pelaku dan korban sudah saling memaafkan. Jumadi berharap kepada keluarga korban berbesar hati dalam menyikapi persolan ini sehingga bisa diselesaikan tanpa meninggalkan persoalan hukum dikemudian hari.

Peristiwa yang terjadi atas siswa itu kata dia, adalah pelajaran penting bagi semua pihak supaya tidak terjadi lagi. Kedepan, pihak sekolah diharapkan memperketat pengawasan serta rutin memberikan bimbingan kepada peserta didik melalui kegiatan Imtaq.

“Atas nama dinas pendidikan, kami meminta maaf yang sedalam dalamnya atas insiden ini, walaupun menyakitkan, pasti ada hikmah dibalik semua ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, video penganiayaan siswi di Lombok Tengah beredar luas di media sosial. Video berdurasi sekitar dua menit tersebut terlihat salah seorang siswi SMP di Lombok Tengah dianiaya oleh puluhan siswi SMP yang beda asalnya.

Penganiayaan tersebut sebenarnya terjadi pada bulan Februari lalu. Namun permasalahan muncul beberapa hari lalu saat keluarga korban melihat video penganiayaan tersebut dan langsung melaporkannya ke pihak kepolisian. [Wis]

No More Posts Available.

No more pages to load.