Ajudan dan Sopir Wabup Loteng Sepakat Berdamai

oleh -1.588 views
oleh
Proses mediasi dan perdamaian antara keluarga sopir dan ajudan di Pendopo Waki Bupati Loteng
Proses mediasi dan perdamaian kedua pihak di Pendopo Waki Bupati Loteng

LOMBOKSATU.com – Kasus perkelahian sopir dan ajudan Wakil Bupati Lombok Tengah (Loteng) NTB berujung damai.

Senin (01/11/2021), kedua belah pihak sepakat saling memaafkan. Mediasi dilakukan di Pendopo dihadiri keluarga kedua belah pihak dan pihak kepolisian.

Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah juga ikut mengawal jalannya mediasi. Ia menegaskan, mediasi merupakan keinginan kedua belah pihak tanpa paksaan dari pihak manapun.

Setelah adanya perdamaian pihaknya berharap tidak ada lagi permasalahan di kemudian hari. Terlebih masalah dua pengawal setianya tersebut hanya akibat miskomunikasi. “Ada salah paham saja,” ujarnya singkat.

Sementara itu Kapolsek Praya, Iptu Hariono menyambut baik kedua belah pihak untuk mengakhiri persoalan tersebut dengan memilih damai.

Dalam hal ini sopir Wakil Bupati, Nurdan setuju mencabut laporan. Ajudan atas nama Wawan juga bersedia menanggung seluruh biaya pengobatan rekan kerjanya tersebut.

“Tidak ada kesepakatan jumlah nominal biaya pengobatan, yang jelas sampai sembuh,” jelasnya.

Dengan adanya kesepakatan damai tersebut, lanjut Hariono, secara otomatis menghentikan segala proses hukum yang bersangkutan.

Sementara hasil BAP di Polsek, perkelahian tersebut akibat pertengkaran melalui whatsaap. Namun demikian pihaknya tidak bisa menjelaskan secara detail akar persoalan yang diperdebatkan melalui whatsapp tersebut.

Sementara mengenai isu adanya titipan uang sebagai pemicu perkelahian, menurutnya tidak disebutkan dalam BAP. “Masalah uang tidak disebut, yang jelas sudah damai,” pungkasnya.