Bupati Lombok Timur Pastikan Dua SD Rusak Berat Segera Ditangani

oleh -21 views
oleh
menteri
Bupati Lombok Timur Haerul Warisin bresama Kemendikdasmen Abdul Mu'ti di Jakarta.

LOMBOKSATU.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memastikan SDN 5 Kotaraja dan SDN 1 Jerowaru yang mengalami kerusakan berat akan segera mendapatkan penanganan. Kepastian tersebut diperoleh setelah Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin bertemu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Abdul Mu’ti di Jakarta.

Bupati Haerul Warisin mengungkapkan bahwa usulan penanganan kedua sekolah tersebut mendapat respons positif dari pemerintah pusat. Bahkan, Menteri Dikdasmen disebut telah memberikan arahan langsung kepada jajarannya untuk segera menindaklanjuti kebutuhan perbaikan sekolah.

“Alhamdulillah, sekolah dasar kita yang mengalami rusak berat di Jerowaru dan Kotaraja langsung direspons dengan direktif Pak Menteri kepada jajarannya untuk ditangani dalam waktu dekat,” ujar Haerul.

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Selasa (2/6/2026), Bupati didampingi Sekretaris Daerah Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik. Pada kesempatan itu, pemerintah daerah menyampaikan kondisi sejumlah sekolah yang mengalami kerusakan, baik kategori sedang maupun berat, dan membutuhkan penanganan segera.

Bupati berharap pemerintah pusat melalui Kemendikdasmen dapat mengakomodasi program revitalisasi sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan. Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Selain menyampaikan kebutuhan rehabilitasi sarana pendidikan, Pemkab Lombok Timur juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas pendidikan melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat.

Menurut Haerul, pemerintah daerah berupaya menyiapkan lingkungan serta kultur pendidikan yang mendukung pembelajaran mendalam dan berkelanjutan. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Komitmen tersebut tercermin dari capaian indikator pendidikan daerah. Pada 2025, Harapan Lama Sekolah (HLS) Lombok Timur tercatat mencapai 14,08 tahun, sedangkan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) berada pada angka 7,71 tahun. Capaian itu menunjukkan tren peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

Sinergi pemerintah pusat dan daerah di sektor pendidikan juga terlihat melalui peresmian 87 satuan pendidikan di Kabupaten Lombok Timur yang telah direvitalisasi pada pertengahan Mei lalu. Revitalisasi tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas layanan pendidikan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas.