LOMBOKSATU.com — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Pendidikan Hamzanwadi (YPH) Pancor memprioritaskan pemenuhan gizi santri melalui penyediaan makanan yang sehat, berkualitas, dan higienis sebagai bagian dari layanan utama kepada penerima manfaat.
Ketua Koperasi YPH Pancor Lombok Timur Dr. Muhamad Ali mengatakan pengelolaan SPPG YPH difokuskan pada kualitas layanan karena santri merupakan pihak yang dilayani setiap hari di lingkungan pondok.
“Fokus SPPG YPH adalah pelayanan. Karena penerima manfaat yang kami layani adalah para santri, maka yang kami utamakan tentu gizi, kualitas menu, kebersihan, dan kepuasan mereka,” ujarnya, Rabu (15/04/2025).
Ia menambahkan, prinsip tersebut sesuai dengan arahan pimpinan Yayasan Pendidikan Hamzanwadi yang menekankan pentingnya menghadirkan layanan terbaik bagi santri, layaknya orang tua menyiapkan makanan untuk anak di rumah.
Selain aspek layanan, Dr. Muhamad Ali juga menyoroti peran SPPG YPH dalam mendukung perekonomian masyarakat sekitar. Menurutnya, koperasi berfungsi sebagai penghubung antara kebutuhan operasional SPPG dengan potensi ekonomi lokal.
“Koperasi memastikan kebutuhan SPPG terpenuhi sekaligus membuka ruang keterlibatan bagi petani, peternak, dan pelaku UMKM lokal dalam rantai pasok,” jelasnya.
Ia menyebutkan, pola tersebut memberikan manfaat ekonomi dari operasional SPPG yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekitar pondok.
Lebih lanjut, ia menilai SPPG YPH tidak hanya berfungsi sebagai penyedia konsumsi bagi santri, tetapi memiliki potensi sebagai penggerak ekonomi lokal yang tumbuh bersama lingkungan.
Di sisi lain, Dr. Muhamad Ali juga menyampaikan dukungan terhadap Program MBG. Ia menilai program tersebut memiliki dampak positif, baik dari sisi kesehatan peserta didik maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Program ini sangat baik karena tidak hanya mendukung gizi dan kesiapan belajar anak, tetapi berpotensi memperkuat ekonomi lokal jika melibatkan petani, peternak, UMKM, dan koperasi,” tutupnya





