Silaturrohmi, Pj Bupati Dengarkan Curhat Guru PAUD

oleh -254 views
oleh

LOMBOKsatu.com – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Lombok Timur menggelar silaturrahmi dan ramah tamah dengan Pj. Bupati, Selasa (30/01/2024) di Pendopo.

Turut hadir dalam giat ini Kepala Dikbud Lombok Timur beserta anggota HIMPAUDI. Acara tersebut juga akan dirangkaikan dengan dialog interaktif.

Pj Bupati Lotim HM Juaini Taofik menyampaikan direktif Menteri Pendidikan untuk berdialog dengan elemen pendidikan.

Hal ini akan menjadi acuan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 yang sudah mulai disusun tahun ini.

“Temanya itu adalah bagaimana menyiapkan generasi Indonesia emas tahun 2045,” urainya.

Menurut Pj Bupati, usia anak-anak memasuki PAUD merupakan golden time untuk membentuk generasi muda agar di masa depan dapat menyetarakan diri dengan masyarakat internasional.

Tidak hanya fokus pada pendidikan di sekolah dasar, semakin ke hulu pendidikan diterapkapkan akan semakin baik hasilnya. Untuk itu kehadiran dari guru-guru PAUD tentunya memiliki peranan yang sangat penting.

Karena itu, selain berdialog dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, maupun Ketua HIMPAUDI, Pj. Bupati juga ingin mendengarkan langsung curhat mereka.

Ketua HIMPAUDI Lombok Timur Usman dalam laporannya menyampaikan sejak awal berdirinya HIMPAUDI hingga saat ini berbagai penghargaan sudah berhasil diraih.

Terbaru, HIMPAUDI meraih peringkat pertama dari 10 Kabupaten/Kota terbanyak untuk aplikasi, dan berbagai penghargaan tingkat nasional lainnya.

Selain itu Lombok Timur sendiri telah ditunjuk langsung oleh kementerian untuk menjadi server dalam Pilot Project terkait PAUD Holistik Integratif (PAUD-HI).

Berdasarkan peraturan perundangan, urusan Pendidikan, terutama PAUD masuk menjadi urusan tidak mutlak dan menjadi kewenangan pusat, namun diselenggarakan provinsi dan kabupaten/kota.

Memajukan PAUD butuh kolaborasi semua pihak mulai dari pemerintah, baik pusat hingga daerah serta partisipasi dari masyarakat.

Saat ini terdapat lebih dari 500 TK di Lombok Timur dengan jumlah TK Negeri hanya 9.5% atau hanya sekitar 45 TK.