Dinkes Lombok Timur Evaluasi Berkala Pelayanan Puskesmas dan Rumah Sakit

oleh -19 views
oleh
kadis
Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur Lalu Aries Fahrozi

LOMBOKSATU.com — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lombok Timur memperkuat pengawasan pelayanan di puskesmas dan rumah sakit melalui evaluasi berkala terhadap kinerja tenaga kesehatan serta penelusuran pengaduan masyarakat.

Langkah ini ditempuh untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai standar dan persoalan yang muncul segera mendapat penanganan.

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur H. Lalu Aries Fahrozi, S.Kep., M.Kep mengatakan evaluasi diperlukan untuk mengidentifikasi kendala pelayanan, memeriksa penerapan standar, dan menentukan langkah perbaikan. Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas layanan tetap terjaga.

Menurut Aries, laporan masyarakat menjadi salah satu sumber informasi penting untuk mengetahui persoalan di fasilitas kesehatan. Setiap pengaduan akan ditelusuri agar tindak lanjutnya didasarkan pada hasil pemeriksaan dan fakta di lapangan.

Dinas Kesehatan juga memperkuat koordinasi dengan para kepala puskesmas untuk mengevaluasi pelaksanaan pelayanan. Pertemuan dapat dilakukan secara rutin, termasuk setiap pekan apabila terdapat persoalan yang membutuhkan penanganan segera.

“Kami selalu menurunkan tim untuk melakukan investigasi setiap ada keluhan,” ujar Aries, Jumat 16 Oktober 2026 di Selong.

Ia menegaskan bahwa mutu pelayanan kesehatan ditentukan oleh kesiapan fasilitas, kompetensi tenaga medis, serta sikap petugas ketika melayani pasien. Karena itu, tenaga kesehatan diminta bekerja profesional, berkomunikasi dengan baik, dan memberikan pelayanan yang humanis.

Aries juga mengingatkan bahwa pasien dalam kondisi gawat darurat harus segera mendapatkan pertolongan sesuai tingkat kegawatannya. Prosedur administrasi tetap dijalankan berdasarkan ketentuan, tetapi tidak boleh mengabaikan kebutuhan medis pasien.

Apabila pemeriksaan menemukan petugas yang tidak menjalankan tugas sesuai standar, Dinas Kesehatan akan menindaklanjuti hasil evaluasi. Sanksi dapat diberikan sesuai tingkat pelanggaran dan peraturan yang berlaku.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan terus mendorong pencegahan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Masyarakat diimbau menjaga kebugaran, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta memeriksakan diri apabila mengalami gejala seperti demam, batuk, dan pilek yang membutuhkan penanganan medis.

Aries menyebut puskesmas juga diarahkan meningkatkan penyampaian informasi kesehatan kepada masyarakat. Sementara itu, berdasarkan perencanaan kebutuhan yang ada, persediaan obat-obatan dasar di puskesmas sejauh ini masih mencukupi.

Dinas Kesehatan Lombok Timur berharap evaluasi berkelanjutan, pengawasan yang konsisten, dan penanganan pengaduan secara terukur dapat mendorong perbaikan mutu pelayanan. Upaya tersebut juga diharapkan meningkatkan kedisiplinan tenaga kesehatan dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas pelayanan kesehatan.