Wabup Edwin Hadiri Alunan Budaya Pringgasela

oleh -3 views
oleh
alunan
Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya dalam rangkaian acara alunan budaya

LOMBOKSATU.com — Alunan Budaya Desa Pringgasela membuka satu dekade penyelenggaraan tahunannya melalui kegiatan car free day yang dipusatkan di sekitar Tugu Juang Pringgasela Raya (Tugu Mopra), Ahad (19/7).

Rangkaian kegiatan tersebut diisi berbagai aktivitas masyarakat, salah satunya jalan santai yang dilepas Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya.

Sebelum melepas peserta, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat Pringgasela yang turut menyukseskan kegiatan. Menurutnya, Alunan Budaya menunjukkan kekuatan masyarakat Pringgasela dalam menjaga kebersamaan sekaligus merawat adat dan budaya.

“Pringgasela tidak hanya memiliki keistimewaan dengan kain tenun yang indah, tetapi juga menunjukkan kekompakan masyarakat dalam menjaga adat dan budayanya,” ujar Edwin.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur akan terus mendukung kegiatan positif berbasis masyarakat seperti Alunan Budaya. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah.

“Pemerintah daerah akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan positif berbasis kemasyarakatan seperti ini. Karena pembangunan Lombok Timur tidak akan berjalan lancar tanpa adanya masyarakat yang sehat, rukun, dan optimis seperti warga Pringgasela,” ungkapnya.

Wakil Bupati juga menilai jalan santai memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar aktivitas fisik. Kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi masyarakat melalui saling menyapa, mempererat silaturahmi, dan membangun rasa persaudaraan.

Selain menjaga kebugaran, aktivitas berjalan santai bersama juga dinilai dapat menghadirkan suasana gembira bagi masyarakat. Kehadiran doorprize bagi peserta yang beruntung turut menambah semarak kegiatan.

Karena itu, Wakil Bupati mengajak seluruh peserta menjaga ketertiban dan kebersihan sepanjang rute yang dilalui. Ia berharap masyarakat dapat menikmati rangkaian kegiatan dengan penuh kegembiraan sekaligus tetap menjaga kenyamanan bersama.

Alunan Budaya Desa Pringgasela 2026 yang menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) mengangkat tema Srimananti”. Tema tersebut merepresentasikan harapan, peran perempuan, serta identitas tenun khas Pringgasela.

Penyelenggaraan Alunan Budaya yang memasuki satu dekade ini sekaligus menegaskan komitmen masyarakat Pringgasela dalam mempertahankan kekayaan budaya lokal melalui partisipasi dan kegiatan berbasis masyarakat.