Soal Hutang Kontraktor, Kadis Kesehatan Sebut Bukan Tanggung Jawab Dinas

oleh -365 views
Kadis Kesehatan Lombok Tengah H Suardi
Kadis Kesehatan Lombok Tengah H Suardi

LOMBOKSATU.com – Pembangunan Puskesmas Batunyala Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah masih menyisakan banyak persoalan.

Selain tidak bisa menyelesaikan pembangunan, pihak kontrakror proyek senilai Rp6 miliar tersebut juga diduga meninggalkan hutang.

Mulai dari ongkos pekerja hingga material yang belum terbayar, merupakan sederet persoalan yang belum diselesaikan pihak kontraktor.

Kepada wartawan Senin (09/05/2022), Kordinator Sopir Dum Truk Saprah menuturkan, setidaknya sebanyak delapan sopir dum truk pengangkut material belum dibayar oleh kontraktor.

Dikatakan Saprah, perjanjian awal sopir dum truk akan dibayar dua minggu sekali. Namun sampai pembangunan diputus kontrak oleh Dinas Kesehatan pembayaran yang dijanjikan tak kunjung diberikan.

Pihaknya pun mengaku memiliki bukti berupa kupon pembayaran pasir halus, batu pasang, dan tanah uruk yang belum dibayar hingga saat ini.

“Total pembayaran bulan Juli sampai dengan Desember 2021 sebesar Rp. 23.000.000. Dari jumlah tersebut kami baru diberikan Rp. 2.000.000,” tuturnya.

Terkait hal tersebut, pihaknya mengaku telah berusaha menelpon kontraktor, namun tidak direspon.

Untuk itu, pihaknya meminta dinas kesehatan menyelesaikan persoalan ini. Jika tidak, pihaknya mengancam akan menggelar aksi domo besar besaran di dinas kesehatan dalam beberapa hari kedepan.

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Lombok Tengah H Suardi mengaku bingung dengan banyaknya persoalan yang terjadi di Puskesmas Batunyala.

Dalam hal ini pihaknya mengaku tidak bisa bertanggungjawab. Masalah hutang, murni merupakan tanggungjawab kontraktor dan tidak ada kaitannya dengan dinas kesehatan.

Jika warga ingin menuntut ke dinas kesehatan, menurutnya kurang tepat. Selain itu pihaknya mengaku tidak mengenal kontraktor Puskesmas Batunyala.

Namun demikian, pihaknya berjanji akan segera menyampaikan persoalan tersebut ke Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) agar segera diselesaikan.

Sementara itu, pihak kontrakto maupun kuasanya tidak bisa dikonfirmasi. Begitu juga beberapa subkontraktor mengaku tidak tahu keberadaan dan tidak pernah berkomunikasi dengan yang bersangkutan. (Dar)

No More Posts Available.

No more pages to load.