LOMBOKSATU.com – Keterlibatan masyarakat lokal di sektor pariwisata mendapat perhatian khusus dari Ketua Komisi II DPRD Lombok Tengah, Adi Bagus Karya Putra.
Bagus mendorong masyarakat agar terlibat dan harus mendapat peran penuh dalam berbagai kegiatan pariwisata di daerah ini.
Contohnya dalam event yang digelar pemerintah maupun swasta, sebisa mungkin harus memberikan dampak positif khususnya untuk perkembangan ekonomi masyarakat.
Di antaranya dengan membuka ruang seluas luasnya bagi UMKM untuk memasarkan berbagai produknya. Karena perkembangan pariwisata harus mampu mensejahterakan masyarakat.
“Pariwisata Berkembang masyarakat harus sejahtera,” kata Bajang Bagus, Sabtu (01/01/2022) di Praya.
Ia juga mendorong management hotel dan pelaku usaha lain di kawasan wisata harus membuka informasi seluas luasnya bagi masyarakat lokal.
Khusus mengenai serapan tenaga kerja, diharapkan bisa memprioritaskan masyarakat lokal.
Posisi yang ditawarkan juga harus dibuka selebar lebarnya. Termasuk pada posisi strategis, masyarakat lokal harus diberikan kesempatan yang sama untuk berkompetisi.
“Sumber daya manusia kita cukup mumpuni. Kita bersaing dengan orang luar sana,” ungkap pria yang akrab disapa Bajang Bagus tersebut.
Politisi Partai Demokrat Dapil Pujut-Praya Timur tersebut menjamin dan berani mengadu kualitas SDM masyarakat Lombok Tengah.
Karena menurutnya, masyarakat Lombok Tengah rata-rata berpendidikan dan memiliki skill di bidang perhotelan.
Tidak hanya lewat dunia pendidikan, skill mereka juga terlatih lewat pengalaman. Tidak sedikit masyarakat Lombok Tengah ini lulusan perguruan tinggi ternama yang sudah teruji kualitasnya.
“Harusnya, itu dimanfaatkan oleh hotel-hotel di Mandalika itu,” ujarnya.
Ia mengajak semua pihak mengawal ketat segala bentuk perekrutan yang ada di kawasan Mandalika. Jika tidak, pihaknya khawatir hotel-hotel megah di kawasan Mandalika akan diisi orang-orang luar.
“Tentu kita tidak ingin melihat masyarakat kita menjadi penonton di rumah sendiri. Untuk itu, jangan sampai kita lengah. Kita harus kawal ketat dan pastikan paling tidak 70 persen tenaga lokal diakomodir oleh mereka,” ujarnya.
Bajang Bagus menekankan, tujuan pembangunan tidak lain tidak bukan untuk mensejahterakan masyarakat sekitar.
Untuk itu, pihak hotel dengan Pemerintah Daerah harus lebih intens menjalin koordinasi agar masyarakat lokal terjamin dan diakomodir untuk bekerja di sana.
“Pemerintah daerah harus serius dalam persoalan ini. Semua kita harus saling bahu membahu agar masyarakat diakomodir,” pungkasnya.
#Jurnalis: DARWIS | Editor: AM. ALIYA





