Anisa Rahma Kusuma, Siswi MAN 1 Lotim Raih Juara Liga Dangdut Pelajar NTB 2021

oleh -306 views
Siswi MAN 1 Lotim Anisa Rahma Kusuma saat menerima penghargaan atas juara yang diraih di Liga Dangdut Pelajar 2021
Siswi MAN 1 Lotim Anisa Rahma Kusuma saat menerima penghargaan atas juara yang diraih di Liga Dangdut Pelajar 2021

LOMBOKSATU.com – Guna mencari penyanyi dangdut berbakat yang nantinya diharapkan mampu mewakili NTB di pentas liga dangdut di tingkat nasional, stasion televisi lokal di Lombok Timur menggelar Lomba Liga Dangdut Pelajar NTB tahun 2021.

Lomba yang berlangsung selama 2 pekan itu diikuti oleh peserta ratusan dari berbagai kabupaten/kota di NTB. Dan para finalis yang terpilih dari beberapa group pun dikarantina di pendopo 2 Wakil Bupati Lotim.

“Alhamdulillah dari ratusan peserta salah satu siswi MAN 1 Lotim yang selama ini aktif di ektra seni suara berhasil meraih juara harapan 1 atas nama Anisa Rahma Kusuma dan berhasil membawa pulang uang pembinaan, piala, sertifikat dan bingkisan dari inez,” ungkap Bq Tia Isfiarini selaku pelatih di MAN 1 Lotim, Selasa (23/11/2021).

Tia mengakui, kemampuan vokal Anisa memang hebat tapi dalam lomba ini juga sangat dipengaruhi oleh dukungan voote melalui aplikasi berbayar yakni goobar sehingga ia hanya mampu diposisi juara harapan pertama.

“Dalam soal dukungan ini kita kalah dari yang lain, walaupun dari sisi kualitas suara dan performa kita bisa imbangi tapi itulah kompetisi selalu ada dinamika yang harus kita terima dengan lapang dada. Dan ini menjadi motivasi kedepan agar bisa lebih baik lagi, ungkap Tia dengan penuh semangat.

Terpisah, Kepala MAN 1 Lotim M Nurul Wathoni mengatakan, capaian prestasi Anisa sudah luar biasa dan pihak madrasah sudah ikhtiar maksimal memberikan suport termasuk suport pembiayaan yang disesuaikan dengan kemampuan madrasah dan seterusnya.

Terkait dengan lomba ini, Wathoni berharap tetap diadakan setiap tahun untuk mencari talenta yang dapat menjadi bintang nasional, karena ini seleksi dasar ia berharap penilaian dengan sistem like dan voote bisa diminimisir agar yang benar-benar punya SDM bagus tidak harus tersingkir lebih awal.

“Supaya yang juara memang murni karena kemampuan vokal yang terbaik, bukan pada kemampuan yang lain. Namun demikian lomba ini tetap kita apresiasi sebagai langkah awal yang seharusnya dapat didukung Pemda secara maksimal,” harap Wathoni.

No More Posts Available.

No more pages to load.