Kunjungi Kediaman Bupati Loteng, Ketum PBNU Ingatkan Pentingnya Persatuan

oleh -64 views
HL. Pathul Bahri dan para tokoh di Lombok Tengah saat menerima kunjungan Ketua PBNU, KH.Said Aqiel Siradj
HL. Pathul Bahri dan para tokoh di Lombok Tengah saat menerima kunjungan Ketua PBNU, KH.Said Aqiel Siradj

LOMBOKSATU.com – Menjaga kerukunan antar umat beragama merupakan hal sangat penting. Hal tersebut menjadi salah satu agenda dan perhatian khusus Pengurus Vesat Nahdlatul Ulama (PBNU). Sebagai organisasi terbesar di Indonesia, NU terus berupaya berperanaktif merawat keberagaman di tengah-tengah masyarakat.

Dalam kunjungannya ke kediaman Bupati Lombok Tengah, HL.Pathul Bahri di Desa Mertak Tombok Kecamatan Praya, (Sabtu (02/10/2021), Ketua Umum PBNU KH. Said Aqiel Siradj kembali mengingatkan masyarakat khususnya nahdiyin untuk merawat persatuan antar umat beragama.

Menurut Aqiel Siradj, sebagai masyarakat yang hidup di negara demokrasi dan menjunjung tinggi keberagaman, segala bentuk tindakan intoleransi maupun radikal tidak dibenarkan.

Di negara ini lanjut Aqiel Siradj, kedepan tidak boleh lagi ada lagi pemeluk agama satu menjelekkan agama lain. Bagaimanapun juga, setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk menganut agama yang sesuai dengan aturan negara.

Selain itu, sikap saling menghargai antar umat beragama juga merupakan salah satu penekanan bagi umat Islam.

“Kalau ada mubaligh atau tokoh agama yang menjelekkan penganut agama lain, saya pikir dia perlu ngaji lagi,” tegasnya.

Dalam hal ini, pihaknya menyerukan seluruh kader NU untuk terus menyampaikan syiar Islam khususnya bagaimana membawa kesejukan dan keharmonisan antarumat beragama.

Tidak itu saja, tokoh nasional tersebut juga menekankan seluruh nahdiyin agar mengambil peran penuh di masyarakat.

Kedepan kata Aqiel Siradj, NU harus mampu bergerak di segala bidang. Tidak hanya masalah keagamaan, NU juga harus bisa menunjukkan eksistensinya dalam kegiatan sosial, kemanusiaan bahkan di bidang politik. Bahkan kedepan para mulai kepala daerah sampai imam shalat di masjid harus orang NU. “Kader NU harus berperan, bukan jadi beban masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu HL. Pathul Bahri yang juga merupakan Ketua NU Lombok merasa bangga bisa mendapat kunjungan langsung oleh Said Aqiel Siradj.

“Kami sangat bersyukur dan bangga, dengan segala kesibukan beliau bisa menyempatkan diri berkunjung ke tempat kami. Ini tentu saja tidak hanya menjadi kebanggan saya pribadi tapi juga seluruh masyarakat NTB khususnya Lombok Tengah,” kata Pathul.

Pihaknya pun berjanji akan terus berupaya memberikan pengabdian kepada masyarakat sebagaimana yang selalu ditekankan oleh para kyai di organisasi NU.

“Insya Allah bersama NU kami akan memberikan yang terbaik untuk masyarkat,” janjinya.

Adapu kunjungan Aqiel Siradj ke kediamannya murni merupakan agenda silaturahmi dalam upaya merekatkan persaudaraan antar Nahdiyin.

Hadir dalam kunjungan Aqiel Siradj di kediaman Pathul Bahri itu para tuan guru, pengurus NU, Kapolres, Dandim dan para tokoh Lombok Tengah. (Dar)

No More Posts Available.

No more pages to load.