Raih Penghargaan, Lotim Dapat RLHS Tambahan

oleh -74 views
Kabid Pengembangan Perumahan Abdurrahim Ya'qub menegaskan lotim dapat RLHS
Kabid Pengembangan Perumahan Abdurrahim Ya'qub

LOMBOKSATU.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Dinas Perumahan dan dan Permukiman (Perkim) terus berikhtiar membangun rumah tidak layak huni menjadi layak huni sampai akhirnya mendapatkan penghargaan.

Catatan Bidang Pengembangan Perumahan Dinas Perkim Lombok Timur mencatat dari 48 ribu rumah tidak layak huni (RTLH) di Lotim yang sudah tertangani menjadi rumah layak huni sehat (RLHS) sebanyak 18 ribu.

“Artinya masih tinggal sekitar 30 ribu RTLH yang menjadi PR kita,” kata Kabid Pengembangan Perumahan, Abdurrahim Ya’qub, ST di ruang kerjanya, Kamis (26/08/2021).

Ia menyebutkan, progres pekerjaan RLHS selama ini cukup baik. Sehingga dua tahun berturut-turut mendapat penghargaan dari pemerintah pusat sebagai kabupaten tercepat dan terbaik.

Itulah salah satu poin, kata dia sehingga Lombok Timur mendapat perhatian dari dewan dan kementerian untuk memberikan tambahan unit RLHS.

“Alhamdulillah. Tambahan pekerjaan unit RLHS tidak lepas dari pelaksanaan pekerjaan fisik dengan respon yang cepat dan terbaik,” jelasnya.

Hal itu juga kata dia, tidak lepas dari kondisi real by name by addres (BNBA) pada aplikasi RTLH, e-monitoring dana aloksi khusu (DAK) dan Aplikasi lainnya terkait perumahan yang terkoneksi dengan pihak terkait.

Dengan melihat itu, maka pihak dewan pun tersentuh untuk merehab rumah masyarakat yang kondisinya tidak layak huni di Lombok Timur.

Tahun ini, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesi Suryadi Jaya Purnama akan menggulirkan sebanyak 825 unit RLHS, yang selesai 553 unit.

Sedangkan dari dewan lainnya Rahmad Hidayat dan Nanang Samudara akan membangun 400 unit. Semua itu dikerjakan oleh Balai Swadaya Perumahan Rakyat (BSPS) NTB.

Ia melanjutkan, Perkim juga akan merehab rumah tahan gempa (RTG) sebanyak 2001 unit yang belum tertangani oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur.

“Untuk proses, kapan pelaksanaannya, kita belum bisa pastikan karena ini masih dalam proses perencanaan,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.