Wujudkan Transparansi PAD, Bapenda Lotim Segera Launching SEMPAD

oleh -177 views
Kepala Bapanda Muhammad Azlan
Kepala Bapanda Lotim Muhammad Azlan

LOMBOKSATU.com – Guna mewujudkan transparansi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Lombok Timur (Lotim) segera melaunching Sistem Evaluasi dan Monitoring Pendapatan Asli Daerah (SEMPAD).

Kepala Bapenda Lotim Muhammad Azlan mengatakan, melalui Aplikasi SEMPAD ini masyarakat bisa mengakses informasi tentang PAD yang masuk ke daerah secara cepat tanpa harus menghubungi Bapenda.

Ia menyebutkan, aplikasi yang masih berbasis web ini merupakan salah satu bentuk transparansi Bapenda kepada masyarakat yang ingin mengetahui PAD Lombok Timur.

“Alhamdulillah kita di Bapenda telah menciptakan aplikasi SEMPAD. Sekarang ini kita sedang persiapan untuk launchingnya,” ujar Azlan kepada wartawan di Selong, Senin (02/08/2021).

Target launching kata Azlan, tinggal menunggu kesiapan dan waktu pimpinan. “Launching tergantung kesiapan pak bupati. Tapi semoga minggu ini bisa,” ungkap Kaban yang low profile itu.

Melalui aplikasi ini, kata Azlan masyarakat bisa mengakses data kapan dan dimana saja, tanpa harus mendatangi Kantor Bapenda. “Tidak perlu menunggu data manual dari Bapenda,” ujarnya penuh semangat.

Lebih lanjut ia memaparkan, dalam SEMPAD ini semua item PAD yang masuk ke daerah telah ada. “Jadi kelebihannya, semua jenis PAD. Mulai dari pajak, retribusi, BLUD, dan pendapatan lain yang sah termasuk deviden dari perusahaan juga masuk di SEMPAD,” imbuhnya.

Selain itu, masyarakat bisa melihat organisasi perangkat daerah (OPD) mana yang belum memenuhi target PAD. “Jadi pada tampilan SEMPAD ini bisa melihat berapa progres masing-masing OPD. Misalnya pada semester pertama hanya 33,5 persen, yang semestinya 50 persen,” ujarnya.

Ia mengakui SEMPAD ini masih banyak kekurangan, karena saat ini masih baru mulai. Oleh karena itu, kedepan masih butuh pengembangan agar lebih sempurna. Termasuk pengembangan berbasis android yang bisa diakses melalui play store.

Namun demikian, untuk inovasi awal menurutnya, sudah cukup bagus. Termasuk jika membandingkan dengan daerah lain. “Untuk ukuran kita sistem ini sudah cukup bagus. Meski masih bersifat khusus untuk evaluasi dan monitoring saja,” ucapnya.

Ia berharap kepada semua OPD untuk kerja sama yang baik untuk memberikan informasi kepada semua masyarakat, guna melihat transparansi pemerintah dalam capaian PAD dari target masing-masing.

“Kita berharap kepada semua OPD penghasil PAD ini agar menyiapkan stafnya khusus sebagai admin yang mengupdate data, agar informasi yang kita sampaikan kepada masyarakat akurat dan real time,” harapnya.

Untuk memaksimalkan aplikasi ini terisi oleh semua admin di masing-masing OPD, pihaknya akan melaksanakan pelatihan setelah bupati melaunching aplikasi SEMPAD ini. “Nanti kita akan latih admin yang akan mengisi data,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.