TGB Kagumi Penguatan Ekonomi Umat di Ponpes Amanatul Ummah Mojekerto

oleh -130 views
TGB bersama KH Asep Saifuddin Chalim dan Pengurus Ponpes Amanatul Ummah Mojekerto

LOMBOKATU.com – Penguatan ekonomi di tengah umat selalu mendapat apresiasi dari Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Cabang Indonesia TGB KH Muhammad Zainul Majdi.

Ulama yang akrab disapa TGB ini mengaku kagum dan belajar banyak ketika silaturahim kepada Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah Pacet, Mojokerto Jawa Timur KH Asep Saifuddin Chalim, Sabtu (5/6/2021).

“Semua gerak ekonomi yang dilakukan Romo Kiai Asep diawali dengan keyakinan,” kata Ketua Umum PB Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) itu.

TGB melihat, KH Asep Saifuddin Chalim membuka akses bagi umat dalam berbagai hal seperti ekonomi, kesehatan, dan pendidikan dengan niat yang baik.

“Jadi (beliau) niat memberdayakan umat. Maka Allah membalas (dengan) selalu memberdayakan beliau. Ini pelajaran yang tak bisa kita temukan di kampus,” tandasnya.

Dari keyakinan itu berlanjut kepada ikhtiar teknis bahkan lebih dalam dari itu, yakni ikhtiar-ikhtiar spiritual, dalam arti tetap tersambung kepada Allah SWT. Salah satu yang berharga ialah innamal a’malu binniah.

Selain itu, TGB setuju dengan pemikiran Kiai Asep tentang pentingnya umat Islam menguasai ilmu kedokteran dan kesehatan. Karena ketidaktahuan membuat umat kurang mengetahui secara pasti.

Putra salah seorang ulama pendiri Nahdlatul Ulama ini menyebut pentingnya umat Islam menguasai ilmu kedokteran dan kesehatan. Pandemi Corona mengajarkan ketika salah satu vaksin mengandung tripsin babi dan ginjal bayi manusia.

Kisah pemberdayaan umat yang telah berjalan di Ponpes Amanatul Ummah juga membuat gubernur NTB periode 2008-2018 itu kagum dan mendapat pelajaran.

Oleh karena itu, TGB mendorong apa yang dilakukan Kiai Asep dilakukan oleh anak-anak muda yang akan terjun di masyarakat pentingnya motivasi dan meluruskan niat.

Kedua hal itu menurutnya, akan menentukan akhir dari ikhtiar. Pondok pesantren ini bisa menjadi rujukan ikhtiar untuk pembangunan ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan sosial. “Luar biasa. Saya belajar banyak dari cerita Romo Kiai Asep,” imbuhnya.

Dalam silaturahim dengan Kiai Asep hadir Muhammad Al-Barra (Gus Bara), putra sulung Kiai Asep yang kini menjadi Wakil Bupati Mojokerto, hadir juga Muhiburrohman (Gus Muhib), menantu Kiai Asep, yang Rektor IKHAC.

Pada pertemuan ini, Kiai Asep banyak bercerita tentang perkembangan lembaga pendidikan yang diasuhnya. Termasuk beberapa usaha ekonomi yang menekankan pada kemandirian umat dan pondok pesantren.

Beberapa usahan Ponpes Amanatul Ummah, di antaranya usaha air mineral, SPPBE (Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Epliji) dan banyak lagi.

Kiai yang dikenal dermawan ini sedang menyiapkan pembangungan rumah sakit untuk menopang pembangunan International university yang akan mengundang mahasiswa dari berbagai negara secara gratis.

Kiyai Asep juga mempersilahkan Ponpes yang ada di NTB untuk berkunjung. “Silahkan, kalau nanti dari sana (NTB) mau belajar kesini,” katanya beberapa kali kepada TGB.

Sebelum beranjak dari pesantren TGB meminta Kiai Asep untuk mendoakan. Kiai Asep kemudian berdoa dengan diamini semua yang hadir. Berikutnya giliran Kiai Asep meminta TGB membaca doa.

TGB yang juga cucu Pahlawan Nasional asal NTB itu kemudian bersama Gus Muhib berkeliling di sekitar pondok. Selain suasana pondok pesantren, TGB juga menyaksikan tempat pengolahan air minum.

#PB #NWDI #TGB

No More Posts Available.

No more pages to load.