Lestarikan Permainan Begasing, DATU SAKTI Gandeng HKTI NTB

oleh -77 views

LOMBOKSATU.com – Guna melestarikan permainan begasing, Pemuda Bersatu Sasak Timur (DATU SAKTI) NTB mengandeng Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) NTB memberikan suport berupa pembuatan lapangan begansingan di Desa Gereneng Kecamatan Sakra Timur Kabupaten Lombok Timur.

Bantuan pembuatan lapangan begasingan ini guna memfasilitasi para pemuda dan masyarakat yang gemar bermain begasingan dan mengisi waktu luang mereka.

“Permainan begasingan ini sangat digemari pemuda dan masyarakat. Selain melestarikan permainan tradisional Sasak, permainan ini juga sangat positif bagi pemuda. Apa lagi yang tidak punya kesibukan,” papar Ketua DATU SAKTI Samsul Hadi, Sabtu 29/05/2021).

Dengan adanya kesibukan para pemuda seperti itu, menurut pria yang kerap disapa Guru Chak Hadi, maka akan memberikan dampak postif dan para pemuda akan terhindar dari kegiatan yang merugikan diri mereka.

Lihat saja fenomena hari ini, generasi muda banyak terjebak pada hal-hal yang negatif seperti terlibat narkoba dan lainnya. “Jadi, salah satu cara agar terhindar dari hal yang negatif, maka harus mengisinya dengan kegiatan-kegiatan positif, termasuk begasingan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembuatan lapangan begasingan ini bukan hanya untuk warga Sakra Timur. Tetapi untuk masyarakat dari luar juga bisa menggunakannya untuk bermain. “Silakan datang main, kita terbuka untuk semua masyarakat,” imbuhnya.

Selain itu, Samsul Hadi juga mengajak para pemuda berkecimpung di dunia seni melalui Lembaga Sanggar Seni Budaya Adi Karye Bangse. Ada juga grup gendang betep, gendang perisean, paguyuban perisean, sehingga kegiatan kosong pemuda terisi oleh kegiatan yang sifatnya positif.

“Kami juga sudah membuat perencanaan untuk pemuda supaya ada pengahasilan setiap bulannya untuk kegiatan usaha. Bahkan berencana setiap teras rumah pemuda membuat kolam terpal budidaya lele dan ikan air tawar sehinga aktivitas negatif dari pemuda tersebut berkurang,” ujarnya.

Semua ini, kata Samsul tidak terlepas dari dorongan Pengurus HKTI NTB yang sangat pediluli guna mengurangi resiko para pemuda terhadap bahaya narkoba dan kriminal lainnya.

Senada dengan itu, Sekretaris HKTI NTB Iwan Setiawan S.sos menyampaikan, kegiatan positif pemuda harus terisi sehingga mengurangi resiko para pemuda dari kegitan-kegiatan negatifnya. Apalagi saat ini Lombok Timur menjadi bagian dari tujuan pengiriman barang haram berupa narkoba.

Menurutnya, salah satu faktor orang terlibat narkoba karena pergaulan dan lingkungan. Untuk menghindari bahaya jeratan bahaya narkoba, keseharian para pemuda harus mengisinya dengan sejumlah kegiatan positif. Salah satunya dengan aktif dalam begasingan, kegiatan seni dan budaya lainnya.

“Paling efektif adalah kegiatan yang menghasilkan nilai ekonomi. Dan tidak kalah pentingnya, perhatian para orang tua untuk menjauhkan anak dari bahaya narkoba yang sekarang ini merambah ke pelosok kampung,” ujarnya.

Melihat fenomena belakangan ini, maka HKTI NTB bekerjasama dengan Datu Sakti untuk memfasilitasi, mendorong para pemuda melakukan kegiatan-kegitan positif.

“Kami juga aka melihat dan memantau progres capaian out put dari kegiatan-kegiatan tersebut. Kalau progresnya bagus, kami akan mencarikan solusi suport dari panding atau donatur lain,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.