Kakanwil DJPb Paparkan Peningkatan Serapan Anggaran Lombok Timur

oleh -125 views
Pose besama usai kegiatan One on One Meeting Kakanwil DJPb Provinsi NTB dengan Bupati Lombok Timur

LOMBOKSATU.com – Penyerapan anggaran di Kabupaten Lombok Timur pada triwulan I tahun 2021 mengalami kenaikan jika dibanding 2020.

Hal itu terungkap dari pemaparan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan (Kakanwil DJPb) Provinsi NTB Sudarmanto pada One on One Meeting dengan Bupati Lombok Timur, Kami (15/04/2021).

Dipaparkan, pada akhir triwulan I tahun 2020, penyerapan belanja negara hanya sebesar 10,88 sementara pada periode yang sama di tahun 2021 total penyerapan Belanja Negara mencapai 17,22% atau sebesar Rp. 164,64 miliar dari angka Rp. 955,91 miliar.

Jika dirinci angka 17,22% tersebut meliputi Belanja Pemerintah Pusat terserap Rp. 70,84 miliar (19,77%), sementara tranfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) terserap Rp93,80 miliar (15,70%).

Pada pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati tersebut, Sudarmanto mengingatkan pentingnya menjaga momentum pencairan dana untuk mendapatkan hasil optimal.

Apa lagi pada masa pandemi covid-19 seperti sekarang ini, maka belanja pemerintah diharapkan menjadi penggerak perekonomian masyarakat. “Momentum uang keluar akan berbeda hasilnya ketika waktunya tidak tepat,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan satu OPD yang belum ada realisasi sama sekali. Kondisi itu menurutnya, mengkhawatirkan pemerintah daerah. Oleh karena itu, ia juga meminta jajaran Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk dapat melihat kendala realisasi tersebut.

Dipaparkan pula sampai berkahirnya triwulan I belum ada realisasi DAK fisik. Nilai DAK fisik tersebut mencapai Rp. 282,83 miliar. Sementara untuk dana desa sebesar Rp.314,80 miliar pada tahap pertama telah diserap oleh 233 desa.

Sudarmanto mengingatkan agar dana ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghindari pengurangan anggaran di masa-masa mendatang.

Pada kesempatan itu disampaikan pula Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), penyaluran pembiayaan ultra mikro (UMI), serta dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang tersedia.

Pemda Kabupaten Lombok Timur diminta mendorong penyerapan dana oleh masyarakat melalui berbagai program tersebut dengan mengoptimalkan koordinasi antar OPD.

Sementara itu, Bupati HM Sukiman Azmy berharap, dari pemaparan itu dapat memacu jajarannya mengejar ketertinggalan, baik dari aspek kualitas maupun kuantitas.

Ia meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang hadir dapat mencermati petunjuk dan saran yang disampaikan untuk progresivitas pembangunan di daerah ini.

One on One Meeting ini ditutup penandatanganan fakta integritas antara Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Kanwil DJPb Provinsi NTB, dan KPPN Selong.

No More Posts Available.

No more pages to load.