Bantuan Covid-19, Kades Dasan Borok Sebut Sosialisasi Kuncinya

oleh -365 views
Kepala Desa Dasan Borok Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur, Angga Sarimah

LOMBOKSATU.com – Menghindari gejolak masyarakat yang menerima bantuan terdampak covid-19, Kepala Desa Dasan Borok Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur terus melakukan sosialisasi kepada masyarakatnya.

Pemberian bantuan berupa jaringan pengaman sosial (JPS) yang diberikan masyarakat itu kuncinya satu, yakni bagimana kita bersosialisasi. “Kita harus bisa menjelaskan mana data BST, BPNT, JPS Gemilang, dan JPS Kabupaten,” ujar Angga Sarimah, Ahad (03/05/2020).

Disebutkan, melalui penjelasan yang sudah dilakukan semua masyarakat bisa menerima sehingga masyarakat desa Dasan Borok tidak ada permasalahan dalam JPS tersebut.

Dari jumlah kepala keluarga (kk) yang 738, ujar Angga, hanya 51 KK yang tidak dapat karena permasalah dua hal yakni masyarakat yang tidak memenuhi syarat administrasi dan tidak layak dapat karena orang mampu.

“Namun kalau yang bermasalah pada administrasi kependudukan (adminduk) akan segera diselesaiakan agar bisa mendapatkan haknya. Kita (pemerintah desa) tidak pilih kasih, dari 51 KK yang tidak layak dan tidak memenuhi syarat. Dan yang tidak layak itu hanya 13 KK, dan sudah kita lakukan pendekatan,” jelasnya.

Selain mendapatkan bantuan tersebut, masyarakat Desa Dasan Borok juga mendapatkan memprogramkan bantuan lewat Badan Amil Zakat Desa (Bazdes) dan Pengurus Masjid yang ada di desa.

“Kalau dari zakat, kita akan berikan kepada 600 KK, sementara untuk anak yatim sebayak 21 orang. Tapi itu kita akan berikan menjalang lebaran,” tukasnya.

Lebih lanjut dikatakan Angga, karena situasi covid-19, penyaluran dari dana Bazdes, maka saat ini dilakukan dengan pendekatan berbeda, tidak mengacu pada ajaran syar’i mengingat status bangsa ini adalah darurat bencana. “Jadi, kita menggunakan pendekatan kemanusian. Saat ini kita semua kena dampak corona,” jelas Angga.

Angga berharap kepada semua masyarakat yang menerima bantuan untuk tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga kondusifitas. “Kalau ada masalah yang kurang jelas, silakan datang ke pemerintah desa untuk bertanya,” harapnya.

Angga juga mengimbau masyarakatnya untuk tetap menjaga kesehatan dan menjalankan protap kesehatan. Kalau menjalankan ibadah, silahkan di rumah masing-masing sesuai anjuran pemerintah pusat,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.