Jubir Covid-19 Lombok Timur: Bayi Kena Pneumonia Bisa Berstatus PDP

oleh -159 views

LOMBOKSATU.com – Di tengah pandemi Covid-19 saat ini bayi dan balita yang terkena pneumonia berat bisa masuk dalam status pasien dalam pengawasan (PDP), padahal tidak punya riwayat kontak dengan pasien positif.

Jubir Gugus Tugas Penangangan Covid-19 Lombok Timur, Pathurrahman

Jubir Gugus Tugas Penangangan Covid-19 Lombok Timur, Pathurrahman menegaskan, untuk lokal transmisi seperti sekarang, pneumonia berat sangat wajar di PDP-kan.

Hal itu ia sampaikan merujuk pada apa yang disampaikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia. “Demikian kesepakatan Ikatan dokter anak Indonesia. Dan perlu diingat, bayi dan anak sulit di gali riwayatnya karena tidak bisa di wawancara,” tegasnya, Jumat (17/04/2020).

Terlebih dengan Klaster Gowa di NTB yang begitu luas sebarannya, tiada yang menjamin bayi-bayi itu tak pernah kontak dan terpapar. Apalagi jika ada yang tidak jujur mengakui.

Memang, kata Pathurrahman, sedapat mungkin digali bayi dengan riwayat bepergian atau riwayat kontak. Namun dengan kesepakatan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), saat ini di NTB, bayi dengan pneumonia berat di PDP kan. “Selanjutnya dilakukan Swab untuk menegakkan diagnosa pasti Covid-19,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.