Prodi Matematika Universitas Hamzanwadi Sambut Kebijakan Kemendikbud

oleh -345 views
Dr. Sri Supiyati

LOMBOKSATU.com – Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka adalah konsep kebijakan Mendikbud, Nadim Makarim yang dipaparkan pada tanggal 24 Januari 2020, secara tersirat kampus merdeka dapat difahami sebagai kampus yang memberikan kesempatan yang lebih luas kepada mahasiswa untuk belajar langsung atau bereksperimen langsung di masyarakat.

Kaprodi Pendidikan Matematika Dr. Sri Supiyati, M.Pd.Si manyambut konsep kampus merdeka yang dicetuskan Kemendikbud, karena jauh sebelum kebijakan Kemendikbud dibuat, Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Hamzanwadi sudah memulainya pada tahun 2018 dengan membuat kegiatan Abdi Sosial Matematika (ABDISOMAT) di Desa Selayar Kecamatan Sakra Timur Kab. Lombok Timur.

“Tujuan kegiatan ini adalah membantu guru dan siswa belajar matematika yang baik dan benar atau dengan bahasa yang lebih populer dikenal dengan istilah memberantas buta matematika khususnya di daerah terpencil di Pulau Lombok,” terang Sri Supiyati, Senin (27|01|2020) di Pancor, NTB.

Tahun ini, kata Sri Supiyati, kegiatan ABDISOMAT II difokuskan di Desa Gunung Malang Kecamatan Pringgabaya dengan sasaran 4 pondok pesantren dan 2 sekolah dasar yang tersebar di daerah pinggir pantai Labuhan Lombok.

Fhoto bersama saat pelepasan mahasiswa yang akan melaksanakan kegiatan ABDISOMAT II

“Kegiatan ABDISOMAT kedua kalinya ini kami berharap mahasiswa untuk berperoses dengan maksimal khsusnya melatih bagaimana mengajar matematika dengan benar dan belajar bermasyarakat dengan baik,” ujar Sri Supiayati usai melepas mahasiswanya yang mulai berkegiatan hari ini.

Ia menegaskan, kegiatan ABDIDOMAT II ini akan berlangsung selama 14 hari kedepan dengan didampingi langsung oleh dosen, Pembina Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika Fahrurrozi, M.Pd.

“Kami berharap semoga kegiatan ini dapat dilakukan di tempat-tempat yang lain agar ketakutan terhadap matematika yang menyebabkan buta matematika bisa berkurang,” pungkas doktor jebolan UNY itu.

No More Posts Available.

No more pages to load.