Kadis Dikbud Tegaskan, Mutasi Kepala Sekolah Tidak Bisa Diintervensi Tim Sukses

oleh -400 views

LOMBOKSATU – Sebanyak 202 kepala sekolah di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur dimutasi. Akibat dari mutasi tersebut, berbagai isu muncuat, sejumlah pihak ribut dan merasa kecewa, terutama yang merasa jadi tim sukses dan berjasa pada Pilkada 2018 lalu.

Menanggapi berbagai isu itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur, H. Zainuddin menegaskan, mutasi tidak bisa diintervensi siapapun, termasuk tim sukses, karena dalam mutasi harus melalui proses dan mekanisme yang berlaku.

H. Zainuddin

“Semestinya, kalau merasa menjadi tim sukses, tentu akan memberikan kesempatan kepada pimpinan daerah yang sudah disukseskan untuk berbuat yang terbaik, bukan malah menjerumuskan dengan menggiring kepada kebijakan yang keliru dengan ikut mengintervensi kebijakan,’’ tegas H. Zainuddin di ruang kerjanya, Senin (09/09/2019).

Kalaupun ada pihak yang merasa tidak terima dan tidak terakomodir dalam mutasi itu, menurutnya, suatu hal yang biasa. Namun yang pasti pihaknya telah melakukan mutasi sesuai aturan yang belaku.

“Pelantikan kepala sekolah sesuai dengan mekanisme dan Permendikbud Nomor 6 tahun 2018. Jadi mutasi tidak boleh ada yang intervensi. Apalagi tim sukses karena tim sukses sudah selesai begitu Pilkada selesai. Sekarang saatnya membangun Lombok Timur, khususnya pendidikan,” tandasnya.

Dijelaskan, mutasi kepala sekolah sebanyak 208 itu terdiri atas 154 kepala sekolah dasar (SD) dan 48 kepala sekolah menengah pertama(SMP). Adapun yang kepala SD yang lama sebanyak 45 orang sedangkan kepala SMP yang lama sebanyak 15 orang. “Semua yang dilantik telah melalui proses seleksi dan verifikasi,” tegasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.