PD Agro Selaparang Diminta Perkuat Kontribusi PAD

oleh -36 views
oleh
iron
Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin

LOMBOKSATU.com — Transparansi pengelolaan perusahaan dan peningkatan kinerja usaha menjadi perhatian utama Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin saat menghadiri rapat laporan pertanggungjawaban keuangan PD Agro Selaparang Tahun Buku 2025 pada Rabu (20/05/2026).

Bupati menegaskan perusahaan daerah harus dikelola secara profesional, terbuka, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan asli daerah (PAD) serta kesejahteraan masyarakat. Dalam arahannya, Bupati mengapresiasi peningkatan kinerja dan sejumlah perubahan positif yang dicapai PD Agro Selaparang selama tahun 2025.

Meski demikian, ia menyoroti masih adanya piutang perusahaan yang belum tertagih dan meminta pembentukan tim khusus guna mempercepat proses penagihan. “Transparansi harus dipraktikkan untuk menuju kebenaran. Semua pengelolaan harus terbuka agar tidak ada ruang untuk saling curiga,” ujarnya.

Bupati juga menilai langkah manajemen dalam mengelola aset perusahaan sudah berjalan cukup baik. Salah satunya melalui kebijakan pengelolaan langsung kolam usaha yang sebelumnya disewakan kepada pihak lain. Kebijakan tersebut dinilai lebih menguntungkan bagi perusahaan.

Selain itu, ia mendukung rencana kerja sama kemitraan dengan perusahaan asal Surabaya melalui pola barter. Dalam skema tersebut, Lombok Timur akan memasok bahan baku jagung, sementara pihak mitra menyediakan bibit ayam, pakan ternak, ikan, hingga obat-obatan.

“Ini pola bisnis yang bagus. Kita kirim bahan baku, lalu membawa pulang barang jadi yang memang dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Pada sektor air minum dalam kemasan (AMDK), Bupati meminta PD Agro Selaparang meningkatkan kapasitas produksi karena kebutuhan pasar di Lombok Timur masih sangat besar. Ia juga mendukung rencana pengembangan usaha produksi es batu kristal yang dinilai memiliki prospek pasar menjanjikan, terutama untuk memenuhi kebutuhan sektor kuliner dan usaha minuman.

Bupati meminta jajaran direksi mempertahankan capaian yang telah diraih, menekan biaya operasional, serta lebih selektif dalam memilih mitra kerja sama, terutama pada rencana bisnis cangkang kemiri yang akan dikembangkan ke depan.

Ia juga menekankan pentingnya penambahan mesin produksi dan optimalisasi pemanfaatan lahan agar kapasitas produksi terus meningkat. “Pemerintah daerah siap mendukung melalui penambahan fasilitas penunjang usaha,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PD Agro Selaparang, Sabar, menyampaikan bahwa tahun buku 2025 menjadi periode penuh tantangan sekaligus peluang bagi perusahaan. Meski menghadapi dinamika ekonomi dan perubahan pasar, operasional perusahaan tetap berjalan optimal.

Menurutnya, sepanjang tahun 2025 perusahaan menjalankan sejumlah unit usaha, mulai dari distributor pupuk subsidi, produksi es balok, garam beryodium, pemasaran AMDK, komoditas pertanian berupa beras kemasan dan jagung pipilan, hingga budidaya perikanan air tawar.

Dari sisi keuangan, PD Agro Selaparang mencatat pendapatan kotor sebesar Rp2,903 miliar dengan beban operasional Rp2,639 miliar. Perusahaan berhasil membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp214,4 juta atau meningkat 34,58 persen dibanding tahun 2024.

Total aset perusahaan per 31 Desember 2025 mencapai Rp14,26 miliar atau meningkat Rp2,44 miliar dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, perusahaan memberikan dividen kepada pemerintah daerah sebesar Rp117,9 juta.

“Beberapa capaian yang patut disyukuri antara lain meningkatnya volume produksi dan penjualan, penguatan sistem administrasi dan pelaporan, serta kontribusi perusahaan terhadap PAD dan perekonomian masyarakat,” ujar Sabar.

Ia juga memaparkan sejumlah pembenahan yang telah dilakukan perusahaan, seperti perbaikan kendaraan operasional, renovasi gudang garam, pemasangan CCTV, digitalisasi pembukuan dan dokumen, hingga penyelesaian tunggakan pajak tahun 2019–2021 sebesar Rp600 juta dan tunggakan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp108,8 juta.