Bupati Lombok Timur Ingatkan Waspada Bencana Hidrometeorologi

oleh -552 views
oleh
lotim
Bupati Lombok Timur Drs. H Haerul Warisin, M.Si

LOMBOKSATU.com – Memasuki musim hujan, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin memerintahkan untuk melakukan antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Bencana Hidrometeorologi merujuk pada bencana alam yang disebabkan oleh fenomena cuaca dan iklim, serta proses hidrologi yang berhubungan dengan pergerakan air di bumi.

Bencana ini terjadi akibat interaksi antara kondisi meteorologi (cuaca) dan hidrologi (pergerakan air) yang dapat menghasilkan bencana seperti banjir, longsor, kekeringan, atau angin topan.

Hal ini menyusul prediksi BMKG bahwa sejumlah wilayah Indonesia akan mulai memasuki musim hujan. Terutama di bagian selatan ekuator termasuk Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara memasuki pekan terakhir Oktober ini.

Kepada kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) H. Pathurrahman Bupati meminta agar ranting-ranting pohon di beberapa jalan utama dibersihkan.

Hal ini untuk menghindari terjadinya hal-hal tidak diinginkan menimpa masyarakat dan pengguna jalan.

Arahan tersebut disampaikan Bupati pada rapat dengan sejumlah pimpinan OPD dan camat yang berlangsung Senin (27/10/2025) di Ruang Rapat Bupati.

Bupati juga mengingatkan Camat Selong dan para lurah untuk memberikan perhatian kepada infrastruktur guna mencegah terjadinya banjir, utamanya di kawasan strategis perkotaan.

Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dini terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir, genangan, dan longsor.

Sebagai langkah mitigasi, masyarakat juga diharapkan dapat menjaga saluran drainase agar tidak tersumbat dengan memperhatikan kebersihannya.

Tidak saja membahas mitigasi bencana, Bupati juga menyampaikan arahan terkait sejumlah isu termasuk optimalisasi realisasi PAD.

Kepada Camat Sembalun, Bupati memerintahkan untuk melakukan penertiban terhadap para pemilik usaha pariwisata di wilayah tersebut.

“Silakan, jangan takut menarik pajak atau kewajiban mereka. Saya percaya dengan anda makanya menempatkan anda di sana,” tegasnya.

Bahkan jika dipandang perlu, bupati menegaskan dapat berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamonng Praja (Satpol PP).