FASI Diharapkan sebagai Ajang Pembinaan Mental dan Spiritual Anak

oleh -1.724 views
oleh
festival
Pj Bupati Lombok Timur saat menghadiri kegiatan Festival Anak Sholeh Indonesia

LOMBOKSATU.com – Penjabat Bupati Lombok Timur HM Juaini Taofik mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat pada kegiatan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XII, Ahad (1/9/2024).

Ia berharap FASI menjadi ajang untuk meningkatkan kualitas, pembinaan mental dan spiritual bagi anak-anak, khususnya di kabupaten Lombok Timur.

“Kita akan memastikan anak-anak di Lotim ini dari waktu ke waktu meningkat akhlaknya serta pergaulannya juga semakin baik,” ujarnya pada pembukaan FASI.

Ia pun berharap konsistensi pelaksanaan kegiatan, sebab amalan yang istimewa tidak hanya dilihat dari besar-kecilnya melainkan dari keistiqomahan dalam melaksanakannya.

“Amalan itu dilihat bukan dari besar-kecilnya, tetapi dari istiqomahnya, rutin atau tidaknya,” tambahnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) yang sudah memberikan ruang untuk anak-anak menyalurkan hobi, minat, potensi dan bakatnya.

“Saya mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada BKPRMI. Ini untuk masa depan yang lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

Ia menyebut tujuan dibentuknya BKPRMI adalah untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang marhamah. “Artinya masyarakat yang tenang dan baik,” katanya.

Taofik mengingatkan agar organisasi tersebut tetap semangat melaksanakan kegiatan yang positif seperti kegiatan yang berlangsung pada hari ini.

Sementara itu, Ketua Panitia FASI XII Abdul Khaliq menyampaikan terima kasih kepada Pj Bupati yang sudah berkenan hadir pada kegiatan tersebut.

Ia menuturkan bahwa di Kota Selong sedang padat kegiatan, namun dirinya bersyukur karena kegiatan festival anak soleh Indonesia tersebut masih bisa terselenggara di Kota Selong.

Disampaikan pula bahwa FASI XII ini diikuti kurang lebih 700 orang. Adapun mata lombanya adalah tahfiz al-Qur’an, syarhil Qur’an, cerdas cermat al-Qur’an, dongeng, kaligrafi, cerita islami, pidato keislaman dan menggambar.

Kegiatan yang digelar di Gedung Pemuda dan Mahasiswa Lombok Timur tersebut merupakan kegiatan tiga tahunan yang diselenggarakan berjenjang dati tingkat kematan hingga nasional.