Buka MTQ di Pringgabaya, Ini Pesan Wabup Edwin

oleh -1.960 views
oleh
mtq
Wakil Bupati Edwin Hadiwijaya (tengah) dan Camat Pringgabaya Liza Sugiartini (kiri)

LOMBOKSATU.com – Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya resmi membuka Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-31 tingkat Kecamatan Pringgabaya, Rabu (12/11/2025) di Masjid Besar Jami’ul Khair Pringgabaya.

MTQ ini menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan MTQ tingkat kabupaten yang rencananya akan dilaksanakan pada akhir November.

“MTQ bukan sekadar acara seremonial atau lomba semata. Yang utama adalah nilai ibadah dan pahala yang terkandung di dalamnya,” ujar Wabup.

Edwin mengeaskan, MTQ ini juga menjadi ajang silaturahmi yang erat antara pondok pesantren, peserta, dan seluruh masyarakat.

Tujuan pelaksanaan MTQ adalah untuk melahirkan generasi islami yang sejalan dengan visi daerah SMART, khususnya aspek religius.

Edwin berpesan agar berlomba dengan semangat dan sportivitas yang tinggi, karena nilai-nilai inilah yang akan memberikan kekuatan jika berhasil meraih juara.

Menyoroti perbaikan kualitas, Wabup meminta dewan hakam untuk meningkatkan objektivitas penilaian.

“Kami tekankan, ketika ada lomba-lomba seperti ini diusahakan dewan hakam yang santrinya ikut lomba tidak dilibatkan, sebab itu akan memengaruhi penilaian,” ujarnya.

Diketahui, posisi Lombok Timur berada di urutan ke-7 pada MTQ Provinsi 2024 karena itu ia berharap pada tahun ini tembus tiga besar.

“Untuk tahun ini kita berharap tembus tiga besar pada MTQ Provinsi, dengan proyeksi jangka panjang menjadi Juara Umum pada tahun 2028,” harapnya.

Untuk mencapai target ini, ia mendorong untuk menyeleksi peserta dengan ketat, mengingat banyak potensi peserta yang berasal dari Lombok Timur.

Wakil Bupati menekankan pola kolaborasi yang sedang tumbuh ke arah yang lebih baik antara pemerintah kecamatan, desa, dan stakeholder adalah kunci utama.

Hal ini yang sedang digalakkan pusat untuk memastikan linearitas dan efektivitas program hingga tingkat paling bawah.

“Kita berharap sinergisitas ini dapat kita bangun bersama, karena bagaimanapun ini tidak bisa kita lakukan sendiri,” pungkasnya.

Sementara itu Camat Pringgabaya Liza Sugiartini menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada semua pihak.

Terutama kepada para tuan guru yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut, meskipun dengan waktu persiapan selama tiga hari.

Camat mengungkapkan koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan acara tersebut.

Liza secara khusus menyoroti tantangan sosial yang muncul dari fenomena media sosial saat ini dapat dengan mudah menggeser nilai-nilai luhur di masyarakat.

“Jika kita lihat sekarang fenomena media sosial, tanpa kita berpedoman pada Al-Qur’an, hidup kita tidak akan berjalan dengan baik,” tegas Camat Liza.

​MTQ ini diharapkan menjadi momentum penting bagi seluruh masyarakat Pringgabaya untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai fondasi hidup.

Sisi lain, MTQ ini diharapkan sebagai sarana efektif untuk memperkuat dan menjaga ukhuwah Islamiyah sesama muslim.

Turut hadir perwakilan DPRD, Kepala KUA, Forkopimcam, Official dan Pendamping Kafilah, Dewan Hakam, tuan guru, tokoh agama dan masyarakat, serta peserta MTQ.