Rumaksi Sebut Implementasi Kebijakan Pakaian Adat Belum Sentuh Substansi

oleh -1.788 views
Wakil Bupati bersama sejumlah Kepala OPD dan Forkopimda di acara Lomba Fashion Pakaian Adat Sasak
Wakil Bupati bersama sejumlah Kepala OPD dan Forkopimda di acara Lomba Fashion Pakaian Adat Sasak

LOMBOKSATU.com – Wakil Bupati Lombok Timur H Rumkasi menyebutkan, implementasi kebijakan menggunakan pakaian adat Sasak yang digunakan ASN hingga pelajar.

Menurutnya, prakteknya belum menyentuh substansi atau akar dari penggunaan pakaian adat tersebut. Terutama atribut siswa menyerupai pakaian adat Bali.

“Bukan Sasak sebagaimana mestinya,” ucapnya saat menghadiri Lomba Fashion Adat Sasak dan Kain Tenun Lombok Timur, Kamis (25/08/2022).

Karena itu ke depan, Ketua DPC Nasdem Lombok Timur itu berharap lomba juga dapat menyentuh esensi dasar dan makna pakaian adat tersebut.

Kendati demikian, ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga keragaman budaya masyarakat Lombok Timur.

Kepada pengurus dan anggota APS, Wakil Bupati yang hadir bersama Ketua GOW Kabupaten Lombok Timur Hj. Siti Kudsiah Rumaksi juga memberikan dukungan untuk kemajuan organisasi tersebut seperti usaha lainnya.

Menurutnya, anggota APS dapat mengakses bantuan permodalan perbankan melalui program Lombok Timur Berantas Rentenir melalui Kredit Tanpa Bunga (Lotim Berkembang) sebagai salah satu program unggulan Pemda.

Sebelumnya, Ketua APS Kabupaten Lombok Timur Mustikomah Syamsul menyampaikan keberadaan organisasi yang telah berusia dua tahun tersebut mendukung upaya Pemda menciptakan lapangan kerja.

Sementara kegiatan yang diselenggarakan pada Kamis (25/8) tersebut, selain memeriahkan HUT ke-77 Republik Indonesia juga untuk lebih mempopulerkan budaya sasak yang ada di Lombok Timur, khususnya tenun yang tersebar di banyak wilayah di Lombok Timur.

Lomba yang berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur tersebut diikuti oleh seluruh OPD lingkup Kabupaten Lombok Timur, termasuk tiga kecamatan, yaitu Suela, Lenek, dan Montong Gading.

Inspektur Daerah Kabupaten Lombok Timur Salmun Rahman dan istri didaulat sebagai pengguna pakaian adat terbaik, mengalahkan peserta lainnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.