Masyarakat Harus Peka Melihat Peluang Bisnis Pariwisata

oleh -305 views
Lokasi KEK Mandalika Lombok Tengah

LOMBOKSATU.com – Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah Lalu Ahyar mengajak masyarakat agar lebih peka menangkap peluang bisnis di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Dikatakan Ahyar, sebagai salah satu daerah super prioritas, Lombok Tengah berpotensi menjadi pusat perekonomian terbesar di Indonesia. Hal ini tentu harus dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dalam memperoleh penghidupan yang lebih baik.

“Rugi kalau kita tidak bisa mengambil peran lebih di sektor pariwisata,” kata Ahyar di rumahnya, Minggu (07/03/2021).

Geliat pariwisata di Lombok Tengah, lanjut Ahyar harus mampu menciptakan lapangan kerja seluas luasnya. Namun pekerjaan yang dimaksud tidak sebatas bekerja di restaurant, hotel ataupun sirkuit MotoGP saja.

Lebih dari itu masyarakat Lombok Tengah harus bisa mengambil peluang bisnis lain, yakni dengan membangun kemitraan dengan para pengusaha pariwisata dalam hal penyiapan berbagai kebutuhan hotel, restauran dan lainnya.

Misalnya kata Ahyar, masyarakat harus mampu memasarkan sayur mayur, daging, telur dan kebutuhan lain di hotel maupun restauran. Hal ini dinilai lebih menguntungkan ketimbang sekedar menjadi pekerja di hotel sebagaimana yang banyak dijanjikan selama ini.

Sehingga kedepan pihaknya mendorong adanya regulasi yang mengharuskan para pengusaha untuk menampung produk lokal, tentunya dengan berbagai persyaratan dan standar tertentu. Hal tersebut juga akan meningkatkan nilai tawar para pengusaha lokal di mata investor, karena akan tercipta satu ketergantungan satu sama lain.

“Kalau jaringan sudah bagus, kita akan jadi “raja” di daerah sendiri, bukan sekedar jadi pekerja,” jelasnya. Untuk memperkuat hal tersebut perlu adanya trobosan dari pemerintah daerah yang mengatur pola kerjasama antara pengusaha lokal dengan investor melalui Peraturan Daerah (Perda).

Misalnya dengan mengharuskan seluruh hotel, restauran dan kebutuhan di sektor pariwisata menampung produk lokal secara maksimal. Nantinya menerapan aturan tersebut harus dikawal ketat, sehingga masyarakat lokal benar-benar merasakan dampak ekonomi dari geliat pariwisata saat ini. “Tinggal kemauan kita saja,” pungkasnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah HL. Sarjana mengaku siap membangun kerjasama yang baik dengan pihak eksekutif dalam merumuskan dan menjalankan berbagai kebijakan, khususnya terkait pengembangan pariwisata.

“Kalau untuk kebaikan masyarakat, kami siap pasang badan membantu pemerintah daerah,” janjinya. (dar)

No More Posts Available.

No more pages to load.