Amaq Mila: Festival Kaliantan Tetap Digelar 2020

oleh -464 views

LOMBOKSATU.com – Momentum tradisi Bau Nyale 2020, Pemerintah Lombok Timur akan memusatkan kegiatannya di Pantai Kura-Kura Desa Ekas Bauna Jerowaru dengan menyerahkan kepanitiannya pada pemerintah desa dan kecamatan setempat.

Amaq Mila

Menanggapi hal itu, Ketua Dewan AMAN Lombok Timur, Amaq Mila mengatakan, akan tetap membuat mempertahankan pelakasaan Core Event Festival Kaliantan 2020 yang sempat meraih penghargaan sebagai Event Terpopuler dalam acara Malam Anugerah Kepariwisataan Kabupaten Lombok Timur 21 Desember 2019.

Core Event Festival Kaliantan dibranding oleh Direktur Jendera Sejarah dan Purbakala, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Gede Pitane pada bulan Februari 2012 yang pada saat itu saya sebagai penyelenggara,” ungkap Amaq Mila, Rabu [14|01|2020].

Oleh karena itu, bagi Amaq Mila, Core Event Festival Kaliantan harus tetap ada walaupun pwmerintah daerah dengan seluruh kekuatan pendanaannya diarahkan ke pantai Kura-kura.

“Jika pemerintah daerah fokus di Pantai Kura-kura, maka kami atas nama Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Lombok Timur akan gelar Festival Kaliantan. Dengan harapan supaya event yg sudah di branding ini tidak hilang,” ujarnya.

Meski demikian, Amaq Mila tetap mendukung jika pemerintah daerah menggelar event di pantai Kura-kura bahkan ia mengaku sudah menyiapkan konsep acaranya yakni, menggelar seni pertunjukan peresean, seni pertunjukan wayang kulit, seni pertunjukan teater/drama dan beberapa kegiatan hiburan lainnya yg direncanakan berlangsung 14-15 Februari 2020.

Ia melihat momentum perayaan tradisi bau nyale di Pantai Kura-kura ini sangat tepat untuk melakukan promosi pariwisata, hal ini menunjukkan bahwa di tempat lain di Lombok Timur juga ada lokasi Bau Nyale.

“Tajuk event di pantai Kura-kura yakni Wonderfull Kura-kura Beach Festival dengan harapan event ini bisa masuk dalam kalender event nasional,” harapnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.