Hultah Berkah Bebas Sampah, Sisi Lain Hultah NWDI ke-84

oleh -126 views

LOMBOKSATU – Puncak acara Hultah NWDI ke-84 di Pancor seminggu yang lalu menyisakan jejak yang harus terus digalakkan. Tidak hanya menyelamatkan lingkungan, bahkan menyelamatkan dunia.

Guru dan santri bersihkan sampah di arena Hultah

Hultah bukan acara silaturrahim biasa yang didatangi 2-3 kepala dusun beserta rombongan, tetapi acara silaturrahim tahunan yang didatangi masyarakat yang berasal dari berbagai provinsi sebagai perwakilan anjum-anjum Nahdlatul Wathan sebagai organisasi keagamaan terbesar di NTB.

“Ada sedikit perbedaan Hultah kali ini dengan yang lalu, dimana Hultah kali ini panitia bersama Universitas Hamzanwadi menggagas program “Hultah makin Berkah Bebas Sampah”, jelas Humas Panitia Hultah, Dr. M. Halqi, Sabtu (03/08/2019) di Pancor.

Program ini kata Halqi, bertujuan untuk memandu masyarakat dalam mengubah gaya hidup dan praktik-praktik mereka dalam meniru siklus alami yang berkelanjutan, dimana semua material yang tidak terpakai lagi dirancang untuk menjadi sumber daya bagi pihak lain untuk menggunakannya.

“Menghilangkan sampah dari awal memerlukan keterlibatan yang intensif terutama dari industri dan pemerintah, karena mereka mermiliki posisi yang lebih kuat daripada individu,” papar Halqi.

Program bebas sampah pada Hultah kali ini diinisiasi dalam rangka mendukung program NTB Bersih. Kabar baiknya, tanggapan masyarakat sangat positif dan berharap tetap menjadi contoh baik pada masa mendatang.

Adapun yang terlibat dalam kegiatan ini diantara lainnya adalah Gabungan Pramuka YPH PPD NW Pancor, KSR PMI Unit Hamzanwadi, Relawan PMI Cabang Lotim, PMR Yayasan, Santriwan/santriwati bahkan masyarakat yang hadir.

Sebenarnya gaya hidup bersih ini, ujar Halqi, tidak se-emosional namanya (Zero Waste). Istilah ini diperuntukkan bagi gaya hidup di mana kita sebisa mungkin mengurangi penggunaan bahan atau material yang mencemari lingkungan. Terutama jika bahan ini hanya sekali pakai, seperti kantong plastik, sedotan plastik, dan lainnya.

“Gaya hidup bersih? Nol sampah? Impossible! Mana mungkin manusia tidak menghasilkan sampah..? Yuk..Lakukan perlahan, tapi pasti,” ujar Halqi yang juga dosen Universitas Hamzanwadi ini.

Namun demikian, ia mengajak masyarakat untuk memulai semua itu dengan perbanyak literasi, selalu update informasi terkait seberapa mirisnya permasalahan lingkungan kita ini. “Cari tahu lebih banyak bagaimana cara menggalakkan Zero Waste dengan baik. Ayo jadi masyarakat yang pintar!” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.