Di Balik Angka 100,78 Persen: Optimisme Baru Pengelolaan Keuangan Lombok Timur

oleh -119 views
oleh
iron
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin

LOMBOKSATU.com – Suasana Aula Pendopo Bupati Kabupaten Lombok Timur pada Rabu (14/01/2026) pagi itu terasa berbeda. Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Tahun Anggaran 2026 bukan sekadar agenda rutin tahunan. Di balik forum tersebut, tersimpan rasa syukur atas capaian kinerja keuangan daerah Tahun Anggaran 2025 yang menunjukkan tren menggembirakan.

Dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, rakor tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama seluruh perangkat daerah.

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala dinas, kepala badan, kepala bagian, kepala bidang, kepala seksi, hingga seluruh jajaran ASN atas dedikasi dan kerja keras selama satu tahun terakhir. Baginya, capaian tahun 2025 bukan sekadar angka dalam laporan, melainkan hasil nyata dari konsistensi dan kolaborasi.

Data realisasi menunjukkan gambaran yang patut diapresiasi. Pendapatan daerah berhasil melampaui target dengan capaian sekitar 100,78 persen. Angka tersebut menjadi indikator bahwa perencanaan dan strategi pengelolaan pendapatan berjalan efektif.

Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai 99,5 persen, mendekati target maksimal. Capaian ini mencerminkan upaya optimalisasi pajak dan retribusi daerah yang semakin solid dan terstruktur. Berbagai inovasi serta peningkatan kesadaran wajib pajak dinilai berkontribusi besar terhadap hasil tersebut.

Di sisi belanja daerah, realisasi mencapai 98,33 persen. Angka ini menunjukkan tingkat serapan anggaran yang tinggi, sekaligus mencerminkan pelaksanaan program dan kegiatan yang berjalan sesuai perencanaan.

Menurut Bupati, capaian tersebut menjadi bukti bahwa tata kelola keuangan daerah semakin baik dari tahun ke tahun. Meski belum seluruh indikator menyentuh angka 100 persen, tren positif ini dinilai sebagai fondasi kuat untuk melangkah ke Tahun Anggaran 2026 dengan perencanaan yang lebih tajam dan terukur.

Rakor tersebut pun tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga ruang konsolidasi. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kinerja, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Di balik angka 100,78 persen itu, tersimpan kerja panjang, koordinasi yang rapi, dan semangat kolektif untuk membawa Lombok Timur menuju tata kelola pemerintahan yang semakin akuntabel dan berdaya saing.