Pemkab Lombok Timur dan BSI Sepakati Kerja Sama Jasa Keuangan

oleh -9 views
oleh
lotim

LOMBOKSATU.com— Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Regional Office XII Surabaya Bali Nusra menandatangani kesepakatan bersama tentang pemanfaatan jasa keuangan perbankan. Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Utama (Rupatama) I Kantor Bupati Lombok Timur, Jumat (09/10/2026), dihadiri Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dan Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik.

Dalam sambutannya, Haerul mengapresiasi jajaran BSI dan berharap kerja sama tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa kesepakatan harus ditindaklanjuti melalui program produktif dan berkelanjutan, bukan berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding atau MoU).

Menurutnya, kedua pihak perlu membahas bentuk kerja sama yang sesuai dengan kebutuhan pemerintah daerah, termasuk pengembangan produk dan layanan BSI yang dapat mendukung program pembangunan di Lombok Timur.

Haerul juga mengapresiasi penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) BSI melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI. Ia berharap pola kolaborasi tersebut dapat dikembangkan bersama berbagai lembaga di Lombok Timur, termasuk instansi vertikal.

Selain itu, Haerul menilai kerja sama dengan BSI dapat menjadi ruang pembelajaran bagi pemerintah daerah dalam memperkuat manajemen keuangan, memperluas akses layanan keuangan digital, dan meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan. Upaya tersebut diharapkan turut menekan potensi kebocoran penerimaan dan pengelolaan keuangan daerah.

Sementara itu, Regional Chief Executive Officer Region XII BSI Wilayah Surabaya Bali Nusra, Muhammad Arif Gunawan, menyatakan kesiapan BSI mendukung sejumlah sektor pembangunan di Lombok Timur, terutama kesehatan, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Arif menegaskan bahwa kesepakatan tersebut perlu diwujudkan melalui program konkret. Menurutnya, terdapat berbagai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan untuk mendukung prioritas pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, BSI ingin memberikan dukungan secara menyeluruh melalui penguatan ekosistem layanan, termasuk di sektor kesehatan. Salah satu gagasan yang disampaikan ialah pengembangan agen-agen kesehatan. BSI juga terus memperkuat layanan digital dan integrasi antarekosistem untuk meningkatkan efektivitas pelayanan.

Arif menambahkan, BSI berkomitmen memperkuat dampak sosial melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Kerja sama tersebut diharapkan berjalan lebih mendalam, cepat, dan efektif, terutama dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat.

Ia menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan pemerintah daerah dan memastikan tim BSI akan menindaklanjuti MoU melalui penyusunan kerja sama teknis. Selain kesehatan, BSI membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan dan sektor lain sesuai kebutuhan daerah.

Arif juga berharap pemerintah daerah memberikan ruang bagi BSI untuk berkontribusi dalam upaya promotif dan preventif bersama berbagai unsur pemerintah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Ketua Baznas Lombok Timur, Kepala Dinas Kesehatan, para direktur rumah sakit daerah, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Lombok Timur.