Bupati Sukiman Sebut TMMD Sebagai Upaya Akselerasi Pembangunan Daerah

oleh -99 views

LOMBOKSATU – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 wilayah Kodim 1615/Lombok Timur dibuka Selasa (9/7) yang ditandai apel kesiapan yang berlangsung di Lapangan Umum Keruak, Kecamatan Keruak, Selasa (09/07/2019). TMMD ke 105 ini mengangkat tema “bersama TMMD membangun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat”.

Bupati H.M.Sukiman Azmy selaku inspektur upacara dalam amanatnya menyampaikan, TNI Manunggal Membangun Desa sebagai salah satu wujud operasi Bhakti TNI yang dilaksanakan serentak di 50 Kabupaten ini menjadi salah satu upaya meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah, melaksanakan kegiatan serbuan teritorial, serta mewujudkan ketahanan yang tangguh dan memelihara serta meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) yang menjadi salah satu kegiatan fisik TMMD tahun ini secara nyata mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk mengurangi secara signifikan jumlah RTLH di daerah ini,” papar bupati.

Menurut Sukiman, dalam lima tahun ke depan ditargetkan jumlah RTLH mencapai 7,94 persen dari posisi 12,02 pada 2018 lalu. Tahun 2019 ini melalui APBD 2019 Pemerintah Lombok Timur menganggarkan Rp. 6,3 Milyar lebih untuk peningkatan ketersediaan rumah layak huni.

Sukiman menyadari pemerintah daerah memiliki keterbatasan anggaran dan sumber daya untuk membangun seluruh wilayah secara bersamaan, sementara tuntutan dan kebutuhan masyarakat akan pelayanan tentunya sama di semua wilayah.

“Sasaran program TMMD yaitu daerah terisolir dan tertinggal sangat mendukung akselerasi dan pemerataan pembangunan daerah,” harapnya.

TMMD kata bupati, memperjelas membangun Indonesia dari pinggiran makna dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan yang menjadi program Pemerintah.

“Melihat berbagai hasil TMMD sebelumnya yang telah dinikmati masyarakat, saya berharap kita terus dapat bersinergi menciptakan akselerasi yang baik. TMMD dilaksanakan secara terintegrasi melibatkan segenap lapisan masyarakat khususnya di lokasi sasaran,” jelas bupati.

Sementara itu Dandim 1615 Lombok Timur, Letkol Inf. Agus Prihanto Donny selaku Dansatgas TMMD ke-105 dalam laporanya menyampaikan, tugas operasional TMMD Ke-105 tahun 2019 yang dilaksanakan selama 30 hari dalam rangka membantu melaksanakan kegiatan serbuan teritorial untuk mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh dan memelihara kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“TMMD Ke-105 tahun 2019 dilaksanakan di Desa Senyiur, Desa Sepit, dan di Desa Selebung wilayah Kec Keruak. Lokasi ini dipilih karena dinilai sebagai daerah rawan pencurian hewan ternak, kendaraan bermotor, serta banyaknya rumah masyarakat yang masih kumuh dan tidak layak huni.

“Kegiatan yang akan berakhir pada 8 Agustus mendatang juga mengagendakan perbaikan sarana ibadah dan sejumlah kegiatan non fisik,” paparnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdani, S.Sos.,S.H., M.Han, jajaran Forkopimda Lombok Timur, DPRD, Pasi Korem 162/WB, Para Dan/Ka Satdisjan Korem 162/WB, Jajaran Kodim 1615 Lombok Timur, Polres Lombok Timur, Muspika Kec. Keruak, Kades,Tokoh agama, Tokoh masyarata dan Tokoh adat setempat.

Pada kesempatan itu Bupati dan Danrem 162/WB menyerahkan bantuan alat penetas telur yang merupakan bantuan dari Kementerian Sosial RI kepada Camat Keruak. Selanjutnya Bupati Lombok Timur, Danrem 162/WB beserta rombongan melakukan peninjauan lokasi sasaran TMMD. (Sumber: Humas Lombok Timur)

No More Posts Available.

No more pages to load.