Usulan Kades Minim, Dinas Pariwisata Kecewa

oleh -184 views

LOMBOKSATU – Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran, Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Timur, Muhir merasa kecewa terhadap sikap sejumlah kepala desa (Kades) yang enggan mengajukan usulan terkait event pariwisata yang akan dimasukkan dalam kalender event dinas pariwisata.

“Sampai batas waktu yang ditentukan, tanggal 5 Juli kemarin, dari 254 desa di Lombok Timur, kurang dari 10 persen desa yang mengusulkan,” tegas Muhir pada sejumlah wartawan, Selasa (09|07|2019) di Selong.

Kabid Pemasaran, Muhir

Padahal upaya yang dilakukan dinas pariwisata ini adalah untuk mengakomodir masyarakat yang seringkali mengajukan anggaran ke dinas pariwisata pada saat mereka gelar event di desa masing-masing.

“Usulan kepala desa tahun ini bisa menjadi dasar usulan anggaran dinas pariwisata kepada DPRD yang akan dibahas tahun 2019 dan dilaksanakan tahun 2020 nanti oleh masing-masing desa,” harapnya.

Selain itu, kata Muhir, upaya yang dilakukan dinas pariwisata ini adalah sebagai langkah awal untuk mengidentifikasi dan menginventaris potensi pariwisata desa. Di samping sebagai upaya untuk mengidentifikasi adat dan budaya yang harus dilestarikan.

“Saya benar-benar merasa kecewa kepada saudara-saudara kepala desa yang tidak mengajukan usulan sebagai dasar pengajuan anggaran untuk pelaksanaan event 2020,” tandasnya.

Untuk dimaklumi, lanjut Kabid yang akrab disapa Guru Muhir ini, bahwa apa yang dilakukan dinas pariwisata yang menyurati kepala desa adalah atas arahan bupati yang ingin mewujudkan salah satu visi misinya melalui pariwisata, sehingga di dalam surat itu sangat jelas disebutkan dasarnya.

“Menindaklanjuti arahan Bapak Bupati Lombok Timur pada acara pengukuhan Pokdarwis Suryawangi, Rabu 10 Juni 2019 tentang perlunya penyusunan dan perencanaan pariwisata. Oleh sebab itu, perlu dilakukan identifikasi dan inventarisasi jenis event masyarakat pedesaan,” tegas Muhir.

Surat itu kata Muhir, sudah ditembuskan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa termasuk camat agar membantu untuk mengakomodir desa yang ada potensi yang dijadikan event pariwisata.

“Target dinas pariwisata, paling sedikit 50 event dalam satu tahun,” jelas Muhir. Ditanya tentang perpanjangan waktu pengusulan? Muhir dengan tegas mengatakan tidak ada perpajangan waktu pengusulan yang dilakukan oleh dinas pariwisata.

No More Posts Available.

No more pages to load.